Tampilkan postingan dengan label Manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manusia. Tampilkan semua postingan

Kamis, Mei 28, 2009

Ajakan Penyembuhan (Healing) Manusia dan Bumi

Seperti halnya manusia, bumi juga terdiri atas tubuh dan jiwa. Jiwa bumi mengisi seluruh bagiannya, tanah, gunung, angin, laut, hutan dan lain-lain, termasuk tubuh kita sebagai bagian dari bumi. Jiwa bumi sesungguhnya tidak terpisahkan dengan jiwa manusia. Setiap jiwa pribadi manusia pada dasarnya terkoneksi dengan jiwa bumi, seperti terhubungnya jiwa seorang anak dengan ibu yang mengandungnya.


Tapi sungguh tragis yang telah terjadi. Sang anak telah berbuat nista dan kejam, baik kepada sesamanya maupun kepada Sang Bunda. Kejahatan mana yang lebih kejam selain kejahatan seorang anak kepada ibunya?


Saya sedang mencoba melakukan penyembuhan (healing) untuk seluruh umat manusia dan bumi ini. Sebuah usaha yang memerlukan energi astral yang sangat besar, namun harus dilakukan demi kembalinya cinta sejati kepada kita semua.


Kepada semua orang indigo, dan siapa pun yang merasa percaya kepada Kasih Sayang Tuhan Sang Pemilik Kita dan Bumi, saya menghimbau dan memohon bantuan energi astral agar usaha ini tidak terhenti dan berhasil.


Anda tidak perlu melakukan apa pun, hanya cukup menyetujui di dalam hati Anda yang terdalam dengan rasa kasih dan sayang kepada semua makhluk dan bumi. Apabila Anda ingin melihat hasil dari usaha ini, maka rasakanlah bagaimana waktu berjalan lebih lambat dari biasanya, perasaan sayang dan kasih lebih besar, ketulusan yang lebih dalam dan tingkat kebencian yang berkurang.


Proses dari usaha penyembuhan ini memakan waktu yang tidak dapat diukur, sampai semua elemen bumi merasakan hasilnya. Terimakasih atas kesediaan Anda semua, dan sebarkan warta ini kepada siapa pun yang Anda kenal. Semoga Tuhan membalas dengan yang terbaik. Amin.

Sabtu, Maret 14, 2009

Kenapa Persepsi Semua Orang Tentang Alam Semesta Bisa Sama?

Seperti dibahas pada tulisan yang lalu berjudul “Apakah Alam Semesta dan Kita Benar-benar Ada?” bahwa keberadaan alam semesta ini beserta kita di dalamnya adalah hasil persepsi kita atas informasi dari alat sensor di tubuh yang bernama panca indra. Bentuk alam semesta ini sebenarnya tidak pernah diketahui oleh kita, karena pengetahuan kita akan bentuk alam semesta sebatas hasil pengindraan tadi.


Tetapi ada yang aneh dengan persepsi manusia terhadap bentuk dan kejadian di alam ini, yakni persepsi semua orang relatif sama. Sebagai contoh dalam kejadian sehari-hari, beberapa orang sedang menyaksikan sebuah acara televisi yang menayangkan seorang artis penyanyi. Semua penonton bersepakat bahwa nama artis tersebut adalah si anu, berjenis kelamin wanita, pakaian yang dikenakannya berwarna merah bergaris-garis, suaranya serak dan wajahnya cantik. Kalaupun ada perbedaan pendapat biasanya hanya sebatas kualitasnya, seperti warna merah bajunya terlalu tua dan yang lain bilang merahnya agak gelap, atau kecantikan tidak sempurna karena bibirnya terlalu lebar dan sebagainya – ini bisa terjadi karena kemampuan alat pengindraan dan cara pandang yang berbeda. Tetapi pada prinsipnya semua sepakat dalam beberapa hal seperti telah disebutkan sebelumnya.


Satu lagi contoh mengenai kejadian di alam. Semua orang relatif sama persepsinya bahwa langit mendung akan turun hujan. Apabila hujan turun maka tanah dan lain-lain akan basah terkena air. Kemudian air akan menyuburkan tanaman – pohon mangga misalnya, lalu pohon tersebut akan tumbuh baik, berbunga dan berbuah. Dan semua orang ternyata sepakat tentang rasa buah mangga apakah asam atau manis.


Kedua cerita di atas menimbulkan pertanyaan: kenapa persepsi semua orang bisa relatif sama terhadap wujud benda dan kejadian di alam semesta ini? Apakah yang menjadi penyebab persepsi itu bisa sama? Apakah kesamaan persepsi itu kebetulan belaka?



Tidak ada kebetulan, yang ada adalah ketetapan


Kita semua pasti sudah mengetahui tentang hukum alam (natural law) sebuah istilah lain yang digunakan sarjana-sarjana Barat untuk istilah hukum Allah (sunatullah) yang digunakan para ilmuwan Islam. Hukum inilah yang dijadikan dasar dalam penciptaan dan pengelolaan alam semesta.


Menurut keyakinan sebagian ilmuwan fisika, keberadaan hukum alam bersamaan dengan kejadian awal terciptanya alam seemsta pada waktu ledakan besar pertama (teori Big Bang). Jadi sebelum ada alam semesta, hukum-hukum itu belum ada.


Tetapi saya berpandangan hukum-hukum itu ditetapkan oleh Tuhan sebelum alam semesta diciptakan. Logika sederhanya adalah pembuat kue tidak akan membuat kue sebelum menetapkan takaran bahan-bahan kue di dalam sebuah resep masakan. Jadi hukum alam itu sudah ditetapkan kemudian dijadikan dasar penciptaan dan proses kejadian alam semesta selanjutnya.



Dua faktor penyebab persepsi manusia yang sama terhadap alam semesta


Ada dua kemungkinan faktor penyebab yang membuat persepsi semua orang sama terhadap keberadaan dan bentuk alam semesta, yakni:


1. Faktor pengetahuan tentang hukum alam


Seperti telah disebutkan di atas bahwa hukum alam itu diciptakan sebelum penciptaan alam semesta. Hukum-hukum alam tersebut dijadikan dasar penciptaan dan juga proses kejadian alam selanjutnya. Diibaratkan alam semesta ini adalah sebuah komputer raksasa, maka hukum-hukum alam tadi sudah diinstal ke dalam alam semesta. Software hukum alam tadi akan memproses kejadian-kejadian di alam semesta sehingga semua proses kejadian selalu mematuhi ketentuan hukum-hukum tadi.


Demikian juga halnya dengan penciptaan manusia. Karena tubuh manusia juga diciptakan sesuai dengan hukum alam – dan manusia memang bagian dari alam semesta – maka hukum alam tadi juga diinstalkan ke tubuh manusia. Tempat yang mungkin untuk itu adalah otak. Jadi sesungguhnya manusia sudah memiliki pengetahuan tentang hukum alam secara lengkap dan sempurna di dalam otaknya.


Keterangan di atas bisa menjelaskan bagaimana proses belajar bisa terjadi, apakah dengan membaca buku, menerima penjelasan orang lain, melihat kejadian alam atau menerima ilham. Membaca buku, menerima penjelasan orang lain dan melihat kejadian alam yang dilakukan seseorang untuk memperoleh ilmu pengetahuan adalah proses membandingkan apa yang dilihat diluar dirinya dengan hukum alam yang sudah diinstal di otak tadi. Mengerti dan memahami suatu pengetahuan adalah hasil akhir dari pencocokan realita yang dilihat dengan informasi hukum alam di otak. Jadi pengetahuan bukan datang dari luar masuk ke dalam otak, tapi sudah ada di dalam tapi belum dicocokkan dengan realita. Sedangkan pengetahuan yang diperoleh melalui ilham – tanpa melalui proses belajar – hukum-hukum yang telah diinstal di otak tadi akan muncul ke bagian otak yang memberikan gambaran dan memunculkan persepsi tanpa perbandingan dengan realita.


Begitu juga dengan proses mempersepsi wujud benda di alam semesta. Pada cerita para penonton televisi di atas, hukum-hukum alam di otak mereka masing-masing mengenai spektrum warna (untuk wana baju), struktur dan bangun tubuh (untuk pengenalan pribadi, jenis kelamin, kecantikan dan jenis suara) adalah sama. Karena alat indrawi mereka juga sama, maka hasil persepsi mereka terhadap objek yang sama menjadi sama. Sedikit perbedaan persepsi mungkin terjadi disebabkan ada faktor lain seperti buta warna, mata rabun, menggunakan kaca mata berwarna, sedang mabuk minuman keras dan lain sebagainya, sehingga fungsi alat indra, kelancaran proses menghantarkan sinyal-sinyal listrik di syaraf ke otak dan proses pengolahan informasi di otak bisa terganggu.


2. Faktor pengetahuan tentang kejadian alam semesta


Ada perbedaan pandangan yang sangat prinsip di kalangan ilmuwan mengenai kejadian alam semesta. Kelompok penganut faham materialisme berpandangan bahwa alam semesta statis dan berdiri sendiri. Sedangkan kelompok penganut faham kreasion meyakini alam semesta diciptakan, berawal dan berakhir. Walaupun mereka tidak mengetahui siapa yang menciptakan, bagaimana keadaan sebelum penciptaan dan apa yang terjadi sesudah kehancuran alam semesta.


Tapi kita tidak akan membahas perbedaan kedua pandangan tersebut. Kita akan membahas pandangan kaum spiritualis dan agamis – terutama kalangan sufisme – yang berpendapat bahwa kejadian penciptaan alam semesta ini sudah selesai. Mereka berkeyakinan bahwa dari kejadian awal hingga kehancuran alam semesta ini, termasuk juga dimensi akhirat sebagai alam lain setelah dunia menurut keyakinan spiritualis dan agamis, sudah selesai. Jadi menurut keyakinan mereka manusia dan seluruh isi alam sedang menjalani kehidupan yang sebetulnya sudah selesai dalam pengetahuan Tuhan.


Informasi kejadian alam semesta dari awal hingga selesai itulah yang diinstal ke otak kita. Namun tidak mudah menggalinya, karena bukan pengetahuan siap pakai. Informasi itu hanya sebagai alat untuk mencocokkan persepsi kita terhadap alam.


Kemajuan sains di masa sekarang sedang mengembangkan sebuah teknologi bernama virtual reality. Teknologi ini berupa sebuah alat yang bisa memberikan gambaran kejadian berupa program komputer melalui kejutan-kejutan listrik ke otak. Game komputer yang menggunakan teknologi virtual reality akan membuat si pemain seperti berada di dalam dunia nyata, bisa merasakan sakitnya pukulan bahkan bisa berdarah dan mati.


Sehubungan dengan teknologi virtual reality tersebut ada sebuah pendapat ekstrim yang mengatakan bahwa hidup kita di dunia ini adalah sebuah program virtual reality milik Tuhan yang sudah diinstalkan ke otak kita. Jadi kita sedang hidup di dalam dunia maya yang kita anggap sebagai sebuah dunia nyata!



Sumber gambar : http://networkinstruments.files.wordpress.com/2007/08/virtualarnie.jpg

Selasa, November 11, 2008

10 Penemuan Teknologi yang Akan Mengubah Hidup Kita

Prediksi itu beresiko, apalagi bila berhubungan dengan masa depan. Prediksi dimaksud adalah adanya penemuan teknologi yang sedang dikerjakan secara coba-coba saat ini, namun akan bisa mengubah bentuk kehidupan kita di masa depan – apalagi jika teknologi itu dikerjakan dengan keseriusan penuh. (Lamont Wood)


10.Perpustakaan Digital

Terkoneksi secara total bisa menjadi tidak berarti jika semua yang didapatkan oleh anda di internet adalah foto-foto panas artis Ayu Azhari, misalnya – he he he. Tetapi digitalisasi semua pekerjaan manusia yang terakumulasi sudah diproses dengan cepat sekarang ini. Semua jalur MIT sekarang sudah online dan jika anda belum pernah melakukannya, lakukan cek di Google Book Search. Akan tiba suatu masa bagi kita ketika setiap pertanyaan yang faktual akan dapat langsung dijawab dengan segera, secara online. Tetapi sayangnya, pertanyaan-pertanyaan anda di internet biasanya selalu yang gampang-gampang saja, jadi tidak sebanding dengan kecanggihannya.


9.Terapi gen atau sel utama

Beberapa penyakit pada kenyataannya diwariskan secara turun temurun – penyakit-penyakit tersebut berada di dalam gen-gen. Tetapi para ilmuwan bekerja untuk mengubah gen-gen itu dan menyiasati sel yang cacat agar mengalami pertumbuhan yang benar. Barangkali, suatu masa, kelahiran yang cacat akan bisa dianggap sebagai penyakit radang paru paru biasa, bukan suatu hal yang berat.



8.Pengembangan secara luas internet nirkabel

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access=Jaringan mendunia dengan kemampuan bertukar informasi secara cepat dan baik dengan akses gelombang mikro ), 3G (3 rd Generation), 4G (4 th Generation) dll., adalah teknologi yang mengacu pada suatu sistem internet nirkabel yang menyebar, semua menjadi terhubung secara on-line ke mana-mana, sepanjang waktu, dan berkesinambungan. Hal tersebut menyiratkan kemungkinan adanya hubungan atau koneksi secara penuh antara dua alat secara acak. Anda ingin memeriksa atau mematikan alarm di pintu rumah dari telepon genggam? Itu akan menjadi gampang. Lebih mudah dari pada melepaskan colokannya secara konvesional.


7.Robot yang bisa berjalan

Tantangan DARPA terbaru berupa mobil-mobil robot yang memenuhi jalan-jalan di pinggiran kota, tanda-tandanya sudah akan muncul. Mengapa harus mengendarai mobil yang anda jual untuk memenuhi pesanan pelanggan kalau Anda bisa mengirimkan mobil tersebut ? Kita mungkin akan melihat iring-iringan truk-truk ROBOT (Residents Official Board of Technology = pekerja rumah tangga hasil teknologi / bukan manusia) di jalan raya. Bisa jadi truk-truk robot tersebut akan lebih diterima digudang-gudang untuk menangani pekerjaan antar-jemput setiap harinya.


6.Sel Surya yang lebih baik dan murah

Ongkos sebuah kumpulan sel fotovolta yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik sedang mengalami masa keruntuhan. Dalam masa kurang dari sepuluh tahun, ongkos energi matahari bisa menjadi sebesar ongkos listrik di dalam jaringan listrik, dan sel surya akan menjadi salah satu fitur standar di dalam konstruksi sebuah rumah baru. Rumah Anda akan bisa memberi tenaga untuk dirinya sendiri sekitar sepertiga waktu – dimana pada umumnya ilmu pengetahuan tidak bisa berbuat banyak pada malam hari dan di saat cuaca buruk)


5.Komputerisasi berdasarkan pada lokasi-lokasi di bumi

Daripada mengelik satu ikon di layar browser, lebih baik Anda berjalan ke luar rumah, mengarahkan ponsel Anda ke salah satu bentuk tiga dimensi (misalnya sebuah gedung pusat bisnis), klik ponsel, dan dengan seketika Anda mendapat informasi perihal apa saja mengenai tempat yang dituju oleh ponsel Anda tersebut dengan melakukan lompatan melalui beberapa situs web. Seperti juga server-server dengan alamat Internet (IP = Internet Protocol Address), maka akan ada juga server-server dengan koordinat-koordinat permukaan bumi sebagai pengganti IP Address.


4.Alat cetak desktop 3 Dimensi

Daripada Anda harus ke toko untuk membeli perkakas yang dibutuhkan, lebih baik Anda men-download sebuah rancangan perkakas pilihan kita lalu mewujudkannya di dalam sebuah alat cetak desktop 3 dimensi. Langkah selanjutnya adalah anda mendisain sendiri perkakas-perkakas, memposting desain-desain tersebut, menjualnya dan seterusnya. Usaha rumah tangga dalam bidang pembuatan mainan anak-anak, peralatan dapur, dan barang kerajinan penghias rumah, yang sering dianggap remeh, sekarang akan menjadi raja!




3.Penegakkan hukum Moore

Hukum Moore, yang dinyatakan oleh salah satu pendiri Intel, Gordon Moore pada tahun 1965, menyiratkan bahwa kompleksitas sebuah mikroprosesor – peningkatan jumlah penggunaan transistor pada keping IC (Integrated Circuit) – akan meningkat dua kali lipat tiap 18 bulan sekali.

Namun sedikitnya dua puluh tahun terakhir para pakar sudah menyingkirkan rintangan hukum tersebut, dan industri chip sedang menghancurkan penghalang-penghalang itu. Perkembangan teknologi dewasa ini menjadikan Hukum Moore semakin tidak relevan. Hal ini semakin nyata setelah Intel secara resmi memulai arsitektur prosesornya dengan code Nehalem. Prosesor ini akan mulai menerapkan teknik teknologi nano dalam pembuatan prosesor, sehingga tidak membutuhkan waktu selama 18 bulan untuk melihat peningkatan kompleksitas tapi akan lebih singkat.

Saat ini para pakar tersebut tidak setuju jika Hukum Moore membuat puluhan tahun terlewati begitu saja. Namun apabila dihubungkan dengan tingkat kehandalan teknologi komputerisasi saat ini, maka tampak jelas kalau kita sudah melihat banyak hal.


2.Terapi kesehatan dengan kloning

Lupakan cerita-cerita tentang produksi kopi / salinan dari domba-domba atau manusia. Secara keseluruhan gagasan di balik pengklonan adalah pertumbuhan organ/bagian tubuh pengganti atau jaringan di mana tubuh akan melihat tidak ada alasan untuk menolak organ / jaringan baru tersebut. Organ tubuh yang mengalami kerusakan atau diserang kanker bisa digantikan dengan organ yang baru, sehingga bagian yang baru tersebut sudah terbebas dari penyakit yang diderita sel induknya.


1.Ekonomi Hidrogen

Daripada minum dengan rakus minyak yang harus diimpor sehingga kita dikuasai oleh para penyuplai minyak, kenapa kita tidak membalikkan kembali air ke dalam hidrogen dan membakarnya (atau menggunakan pengisi sel bahan bakar). Sementara itu, satu-satunya hasil dari pembakaran hidrogen adalah ...lebih banyak lagi air! Suatu sirkulasi yang menguntungkan. Namun bagaimanapun, penyimpanan hidrogen menjadi suatu isu yang tajam, karena kepadatannya yang rendah, dan hidrogen bisa jadi akan menggantikan ekonomi minyak yang sudah ada.



Catatan :
Untuk mendapatkan terjemahan dari isi situs link yang berbahasa Inggris, Anda bisa mengopi alamat situs selengkapnya pada bar pencarian. Kemudian masuk ke pencarian http://www.google.co.id dan paste / isikan pada bar pencarian di sana, kemudian klik. Anda akan menemukan keterangan: "terjemahkan laman ini", klik di situ.