Tampilkan postingan dengan label Balita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balita. Tampilkan semua postingan

Kamis, Januari 29, 2009

Ibu Edan Membiarkan Anak 3 Tahun Merokok

Kalau anak kecil anda terlihat sedang memegang sebatang rokok dan memainkannya, saya yakin anda akan memarahinya atau paling sedikit akan segera merebut rokok tersebut dari tangannya.


Tapi tidak dengan yang terjadi di Merthyr Vale, Wales Selatan, Inggris. Seorang ibu, Kelly Marie Pocock (24 tahun) dimejahijaukan karena telah dinyatakan bersalah melanggar hukum berupa kekerasan terhadap anak di bawah 16 tahun. Dia telah membiarkan anak balitanya yang berusia 3 tahun merokok layaknya orang dewasa.


Hakim John Curran menjatuhkan vonis hukuman 40 minggu penjara, sebanding dengan hukuman penjara selama dua tahun. Ia juga dipaksa untuk berada dalam pengawasan bersyarat selama 12 bulan sebagai bagian dari hukuman. Hakim John Curran berkata itu adalah salah satu dari "kasus luar biasa" yang pernah ditemuinya.


Jaksa Penuntut Jonathan Rees berkata bahwa Natasha Dudley, teman Pocock, memilemkan kejadian tersebut setelah mengunjungi rumah Pocock setelah Natal 2007.


“Menurut pengakuan Nona Dudle,” cerita Jaksa, “Ia sedang mencari anak laki-laki itu setelah tadinya tidak berada di tempat selama setengah jam.”


“Dan dia menemukan anak itu berada di bawah tempat itu sedang merokok, sedang disekitarnya terdapat beberapa batang rokok. Kata Miss Dudley anak itu tampaknya sudah merokok selama bertahun-tahun.”


Pengadilan mendengar ketika anak laki-laki itu turun menuju ke lantai bawah ia memasuki ruang tamu di mana ia mengambil sebatang rokok menyala dari asbak dan mengisapnya.


Jaksa berkata, di saat itu Pocock sedang menelepon, maka Nona Dudley memutuskan untuk memilemkan anak laki-laki itu, karena menarik perhatiannya.


Jaksa mengatakan kepada Merthyr Crown Court: "Video menunjukkan anak laki-laki itu menaroh sebatang rokok ke dalam mulutnya, menyalakannya dengan pemantik api dan mengisapnya, dengan jelas menyedot asap ke dalam paru-parunya dan dia kelihatannya melakukan itu seperti sudah sangat berpengalaman.


"Dia tampak merasa nyaman. Ia duduk pada sebuah kursi dekat dengan ibunya, yang sedang berbicara terus-menerus di telepon."


Di dalam wawancara, Pocock mengatakan kepada petugas bahwa dia tidak senang dengan fakta bahwa putranya sedang merokok ketika dia menelepon.


Dia juga mengatakan kepada petugas bahwa dia “terkejut” ketika memperhatikan hal itu. Ibu “edan” ini ternyata masih sempat mencoba untuk berkelit dengan maksud menghindar dari kesalahan.



Sumber : http://www.euronews24.org/united-kingdom/mum-let-three-year-old-son-smoke---news-uk/




Selasa, Januari 06, 2009

Balita Tembak Pengasuh Gara-gara Terinjak Kakinya

Dampak adegan kekerasan di televisi dan film pada anak di Amerika Serikat ternyata sudah sangat parah. Setelah sering terdengar berita penembakan membabi buta yang dilakukan oleh anak remaja di beberapa sekolah, baru-baru ini juga terjadi penembakan oleh seorang anak balita berumur 4 tahun di Distrik Jackson, Negara Bagian Ohio.


Seorang pengasuh anak, bernama Nathan Beavers (18 tahun) dimasukkan ke rumah sakit (4/1) karena mengalami luka-luka setelah ditembak pada lengan dan sisi tubuhnya dengan senapan jenis shotgun. Diberitakan juga ada seorang remaja lain yang juga terluka.


Menurut keterangan seorang saksi kepada polisi, pelaku penembakan tersebut adalah seorang anak balita laki-laki berumur 4 tahun yang diasuh oleh Beavers. Anak itu marah disebabkan Beavers telah menginjak kakinya ketika berjalan, lalu dia mengambil sebuah shotgun yang berada di kamar kecil dan menembaknya. Pada saat itu Beavers sedang mengawasi anak itu di sebuah rumah mobil di Jackson bersama dengan beberapa anak belasan tahun lain yang juga sedang mengawasi anak-anak yang lain.


Sherif Distrik Jackson, John Shashteen mengatakan bahwa pihak kepolisan sedang menyelidiki kasus itu. Sementara si anak balita yang melakukan penembakan sudah tidak marah lagi.


Kepada anda yang memiliki anak kecil, hendaknya berhati-hati dengan acara televisi tertentu yang mengumbar kekerasan – apalagi anda yang menyukai film laga – khususnya adegan menggunakan senjata tajam dan adegan perkelahian dengan mencekik dan membanting.


Selain itu simpanlah dengan baik keping vcd atau dvd film laga anda, jangan sampai anak-anak ikut menontonnya. Begitu juga dengan peralatan-peralatan anda yang berbahaya apabila dipergunakan oleh anak-anak seperti pisau dan senjata tajam lainnya. Jangan sampai anak anda meniru adegan berbahaya di film tersebut dan melakukannya pada temannya sambil bermain-main dan berakibat fatal



Sumber : http://www.foxnews.com/story/0,2933,476525,00.html