A.A. tidak bisa mengelak lagi.Sebuah surat permohonan cekal (cegah tangkal) dari Kabareskrim Komjen Susno Duadji kepada Kejaksaan Agung bertanggal 30 April 2009 yang diterima oleh Kejaksaan Agung telah dikirimkan kepada Ditjen Imigrasi.
Kapuspenkum Kejagung Jasman Panjaitan mengatakan bahwa dalam surat tersebut jelas disebutkan status A.A.“Tersangka intelectual dader (pelaku intelektual) adalah Antasari Azhar.Tempat tanggal lahir di Pangkal Pinang, 18 Maret 1953,”kata Jasman mengutipsurat itu.
Surat cekal ini mempertegas status AA dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran (RPB), Nasrudin Zulkarnaen yang tewas ditembak di dalam mobilnya oleh penembak berkendara sepeda motor.Kasus yang juga menyeret SHW, komisaris harian Merdeka, sebagai tersangka.
Gambaran perilaku pejabat kita?
Misteri cinta segitiga antara Nasrudin, A.A. dan seorang perempuan cantik, mantan caddy mereka di lapangan golf, menjadi latar belakang kisah pembunuhan ini.Kedua laki-laki beristri yang diketahui berteman akrab ini ternyata tengah menjalin hubungan dengan perempuan yang sama.
Kabarnya Rani Juliani – mantan caddy cantik itu – yang telah dikawini secara siri oleh korban Nasrudin, masih suka menjalin hubungan cinta dengan pejabat-pejabat tertentu.Dan kelakuan Rani ini dijadikan oleh Nasrudin sebagai alat untuk memeras para pejabat nakal tersebut.
Ternyata kisah pejabat negara berpoligami, berselingkuh, menyimpan perempuan alias kawin diam-diam bukan lagi gosip semata.Kasus ini telah menjadi buktinya.Bagaimana pendapat Anda?
Trigonometri adalah sebuah sub ilmu di dalam Geometri, atau ilmu ukur bidang, dan Geometri sendiri adalah sub ilmu dari Matematika.Trigonometri secara khusus membahas tentang segitiga dan seluk beluknya atau biasa disebut ilmu ukur segitiga.
Bagi anda yang sekarang sedang "terlanjur" menikmati cinta segitiga atau ingin mengetahui lebih jauh tentang cinta segitiga dipandang dari sudut ilmu Matematika, saya ajak untuk sedikit memutar otak bermain-main dengan teori-teori tentang segitiga ini.Kenapa segitiga?Karena cinta bercabang dua adalah melibatkan tiga individu – diasumsikan sebagai tiga titik – yang dilambangkan dengan pertemuan tiga buah garis yang ditarik dari ketiga titik orang tersebut.Ketiga garis membentuk sebuah bangun dua dimensi bernama segitiga.Cinta itu pun disebut dengan Cinta Segitiga.
Lihat gambar cinta segitiga berikut.
Agar pemahaman uraian-uraian selanjutnya menjadi lebih mudah, sebaiknya kita mengingat kembali ciri-ciri bangun segitiga dan hukum-hukum yang berlaku pada bangun ini.
Ciri-ciri bangun segitiga :
1. Segitiga mempunyai 3 buah sisi dan 3 buah sudut.
2. Jumlah semua sudut segitiga adalah 180o.Pada dasarnya sebuah bangun segitiga tercipta dari sebuah bangun segi empat yang dibagi dua oleh sebuah garis diagonalnya.Sehingga jumlah sudut sebuah segitiga adalah jumlah sudut bangun segiempat yang sebesar 360odibagi dua atau 180 o.Segitiga adalah bentuk bangun dua dimensi terakhir, sehingga apabila sebuah segitiga dipotong menjadi beberapa bagian dengan menarik garis lurus dari salah satu sudutnya ke salah satu sisinya, maka akan tercipta bangun-bangun segitiga lainnya, dengan jumlah besar sudut semua segitiga – tentu saja – tetap 180o.
3. Menurut perbedaan panjang sisi dan besar sudutnya, bangun segitiga dibedakan atas beberapa jenis bangun, antara lain:
(a).Segitiga sama sisi dengan ciri khas ketiga buah sisinya sama panjang dan semua sudutnya sama besar.
(b).Segitiga sama kaki dengan ciri khas dua buah sisi yang berhadapan sama panjang – disebut sebagai kaki – sedangkan satu sisi lainnya lebih pendek atau lebih panjang yang biasanya disebut sebagai alas.
(c).Segitiga siku-siku dengan ciri khas besar salah satu sudutnya adalah 90o, sehingga berlaku hukum a2 + b2 = c2, atau jumlah kuadrat dari panjang sisi a dan b adalah sebesar panjang sisi c dikuadratkan.
(d).Segitiga sisi tidak beraturan dengan ciri khas panjang semua sisi dan besar sudut-sudutnya tidak beraturan.
Pembagian jenis-jenis cinta segitiga
Secara umum situasi, kondisi dan perilaku subjek di setiap sudut segitiga ditentukan oleh besaran derajat sudutnya dan panjang sisi – dalam hal ini melambangkan jarak – dengan objek di sudut lainnya.Semakin besar sudutnya, maka dilambangkan semakin baik sifat dan perilaku yang ditampilkan, sebaliknya semakin kecil sudutnya semakin buruk sifat dan perilaku yang ditampilkannya.
Subjek yang mempunyai sudut besar akan cenderung lebih dekat terhubung dengan subjek yang bersudut lebih besar lainnya, dan akan berjarak dengan subjek di sudut paling kecil.Atau semakin kecil sudutnya semakin memendek panjang sisinya atau jaraknya dengan titik lainnya.
Perlu diingat bahwa pada umumnya cinta segitiga selalu terdapat unsur kebohongan, maka hubungan antara subjek utama (pria atau wanita yang berselingkuh) dengan subjek kedua (istri/pacar pertama) dan subjek ketiga (selingkuhan) adalah dalam keadaan ditutup-tutupi.Maka sifat dan perilaku baik seperti disebutkan di atas sebagian bersifat bohong dan palsu atau hanya sebagai upaya untuk menutup-nutupi kebohongan.
Dalam kasus poligami pada umumnya terjadi kebohongan tidak sempurna, dimana biasanya kedudukan istri kedua adalah pihak yang mengetahui keberadaan istri pertama, sedangkan pada kasus “pacar ke lain hati” atau “playboy atau playgirl kabel” pada umumnya terjadi kebohongan sempurna, dimana kedua subjek selain subjek pertama saling tidak mengetahui.
1.Cinta Segitiga Siku-siku
Subjek :
Seorang pria di sudut 90 odan dua orang wanita di sudut lainnya atau seorang wanita di sudut 90odan dua orang pria di sudut lainnya.Untuk kasus ini kita ambil contoh seorang pria di sudut 90odengan dua orang wanita di sudut lainnya. (Lihat gambar segitiga, klik di sini)
Ciri khas :
- Si pria (subjek yang berada pada sudut 90o) adalah pihak yang paling bersikap baik, ramah, dermawan dan perhatian sehingga menyenangkan kedua istri/pacarnya, namun tetap bersikap tegas sebagai seorang suami.
- Kedua istri/pacar (bila saling mengetahui) saling iri yang sangat tajam, disebabkan sudut 90o
pada si pria tidak akan pernah membentuk jarak atau panjang sisi yang dekat antara kedua istri/pacarnya itu. (Perhatikan hukum a2 + b2 = c2).
- Apabila salah satu istri/pacar bersudut lebih besar dari istri/pacar lainnya, maka yang disebut pertama akan lebih dekat, lebih dicintai dan sekaligus bersifat bisa mengambil hati si suami/pacar.Sedangkan yang berada di sudut paling kecil akan bersifat sebaliknya.
- Sekali pun kedua istri/pacar sama-sama disayangi dan dicintai dengan adil – kedua sisi sama kaki atau bisa disebut cinta segitiga sama kaki – hubungan keduanya tidak akan pernah akur dan damai.Apabila kedua istri/pacar saling tidak mengetahui, hal ini bermakna hubungan selingkuhan tidak akan pernah bisa terbongkar selama-selamanya.
Kesimpulan :
Bagi anda yang hubungan selingkuh atau poligaminya ditunjukkan dengan rasa cinta, kasih dan perhatian yang besar sekaligus seimbang kepada kedua istri/pacarnya berarti tergolong cinta segitiga siku-siku sama kaki.Sedangkan yang ada unsur lebih cenderung mencintai dan perhatian dengan besar hanya kepada salah satu saja, sedangkan yang lain tidak bergitu diperhatikan dan sangat membenci anda, maka digolongkan cinta segitiga siku-siku biasa.
2.Cinta Segitiga Sama Kaki
Subjek :
Satu pria pada sudut di ujung kedua sisi yang sama panjang dan dua wanita di sudut lainnya.Atau satu wanita pada sudut di ujung kedua sisi yang sama panjang dan dua pria di sudut lainnya. Dalam kasus ini diambil contoh satu orang pria pada sudut di ujung kedua kaki segitiga. (Lihat gambar segitiga, klik di sini)
Ciri khas :
- Si pria mempunyai perasaan, pelayanan dan perhatian yang seimbang terhadap kedua istri/pacarnya.Bisa sama-sama diperhatikan atau sama-sama kurang disayangi.
- Apabila kedua istri/pacar sama kurang disayangi atau diperhatikan, maka sudut si pria sangat lancip sedangkan sudut kedua pasangannya sangat lebar.Hal ini menyebabkan jarak atau panjang sisi kedua istri/pacar akan mendekat.Dan ini peringatan bagi si pria.Apabila hubungan perselingkuhan mereka adalah hubungan kebohongan sempurna, maka akan membuka peluang besar untuk terbongkar.
- Sedangkan bila itu adalah kebohongan tidak sempurna – salah satu atau kedua istri/pacar saling mengetahui, maka akan lebih berbahaya bagi si pria, karena dia akan diserang secara gencar oleh kedua istri/pacarnya.
- Bila kedua istri/pacar sangat disayangi dan diperhatikan, si pria akan aman dari bahaya ketahuan.
Kesimpulan :
Bagi anda yang berselingkuh atau berpoligami dengan mencintai kedua pasangan anda secara seimbang, namun kadang-kadang sangat mencintai dan perhatian, lalu di situasi lain bisa tidak perhatian dan kurang rasa sayang kepada keduanya secara seimbang, maka cinta segitiga anda dapat digolongkan sebagai cinta segitiga sama kaki.
3.Cinta segitiga sama sisi.
Subjek :
Sebagai contoh kasus adalah seorang pria dengan dua orang wanita di sudut-sudut lainnya.
Ciri khas:
- Perhatian dan cinta yang ditampakkan si pria kepada kedua istri/pacarnya sebanding perhatian dan cinta yang ditampilkan kedua wanitanya terhadap si pria.
- Jarak kedekatan si pria pun sebanding dengan jarak terhubung antara kedua wanitanya.
Kesimpulan:
Keadaan jenis cinta segitiga sama sisi ini adalah suatu keadaan transisi antara dua bentuk cinta segitiga lainnya.Biasanya perubahan dari suatu bentuk cinta segitiga ke bentuk cinta segitiga lainnya pernah melalui bentuk cinta segitiga sama sisi.
Anda yang berselingkuh atau berpoligami dengan ciri keadaan sangat stabil ini apabila berlangsung lama, akan menciptakan suatu keadaan yang betul-betul harmonis.Kasih sayang dan perhatian yang ditunjukkan secara seimbang dilambangkan oleh sebuah segitiga sama sisi yang lebih kokoh dan mantap dibanding semua bangun segitiga lainnya.
4.Cinta segitiga tidak beraturan.
Subjek:
Sebagai contoh adalah seorang pria dengan dua orang wanitanya.
Ciri khas:
- Semua individu mempunyai kondisi yang tidak sama dan berubah-berubah.Sudut dan panjang sisi tidak selalu sama dalam setiap keadaan.
- Suatu saat ada individu yang begitu besar memberikan cinta dan perhatian, namun menjadi sia-sia karena kedua individu yang lainnya menjadi sangat negatif, benci, iri dan berbagai sifat jelek lainnya.
Kesimpulan :
Anda yang sedang berselingkuh atau berpoligami, anda begitu mencintai kedua istri/pacar anda, namun keduanya tidak menunjukkan perasaan yang sama kepada anda, berarti termasuk golongan ini.Dan juga apabila anda tidak menunjukkan rasa sayang dan perhatian kepada keduanya, maka akan ada salah satu pihak dari istri/pacar anda yang akan memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anda.
5.Akhir kondisi cinta segitiga
Yang dimaksud kondisi akhir dari cinta segitiga adalah apabila si pria – sebagai contoh – kemudian sangat mencintai salah satu istri/pacarnya dan si istri atau pacar itu juga sangat mencintainya – dalam hal ini kedua sudut dari individu sangat lebar dan jarak(panjang sisi) antara keduanya sangat pendek, maka kemungkinan besar hubungan cinta segitiga akan berakhir atau terjadi perceraian dengan pihak yang kurang dicintai.Hal ini digambarkan dengan sudut istri/pacar yang kedua sangat kecil dan jarak sangat jauh.
Apabila percabangan hubungan cinta ini melibatkan lebih dari tiga orang, empat atau lebih, maka pembahasan tetap menggunakan dasar-dasar hukum bangun segitiga.Hal ini dikarenakan semua bangun yang lain, segiempat, segilima (pentagonal), segienam (heksagonal), segidelapan (oktagonal) dan seterusnya adalah merupakan gabungan dari beberapa bangun segitiga.Jadi peninjauan kasus disederhanakan sesuai hukum-hukum bangun segitiga.
Akhir-akhir ini banyak pasangan suami istri muda yang sudah mengalami tantangan berat di awal masa perkawinannya – dalam masa 5 sampai 10 tahun usia perkawinan – yakni terjadinya perselingkuhan dari salah satu pasangan.Yang kemudian akan diikuti oleh terjadinya perceraian atau poligami.Dan hal ini seperti sudah menjadi sebuah fenomena kehidupan di zaman modern.
Saya tidak menyebutkan bahwa perselingkuhan hanya dilakukan oleh pihak suami atau laki-laki, pihak istri pun mempunyai peluang yang sama.Pertama, disebabkan semangat persamaan gender yang sudah diakui oleh banyak kaum perempuan dan kedua disebabkan sebagian besar istri sudah bekerja di luar rumah.Jadi tulisan ini bukan hanya untuk kaum laki-laki, tapi juga untuk para perempuan.
Kondisi kehidupan manusia modern yang sibuk, money oriented dan individualistis menjadi salah satu akar permasalahan dari fenomena perselingkuhan.Tapi kita jangan menjadi putus asa, lalu berdiam diri menerima keadaan ini.Memang ada orang berkata, “Kalau memang niatnya ingin selingkuh, ya tetap saja selingkuh.”
Tapi selingkuh bisa dihindari, kok, asal kita mau mengubah pandangan kita tentang cinta dan perkawinan dan mengikuti tips berikut.Cobalah anda menyimaknya :
1.Janganlah menuntut sesuatu yang tidak dimiliki atau tidak bisa dilakukan oleh pasangan kita.
Tak ada gading yang tak retak, itu kata peribahasa.Maknanya tidak ada manusia yang sempurna.Berarti tidak ada manusia – termasuk anda sendiri – yang bisa menjadi apa pun dan bisa melakukan segala hal.Lalu kenapa kita harus menuntut pasangan kita untuk menjadi seseorang yang dia tidak mampu menjadi seperti itu?
Banyak hal bisa dipelajari, seperti ketrampilan dan beberapa kebiasaan.Perempuan yang tidak bisa memasak, bisa mulai belajar memasak setelah menjadi seorang istri.Laki-laki yang pemalas, bisa memaksa dirinya sendiri untuk rajin bekerja setelah menjadi seorang suami.Dan itu semua bisa dipelajari, walaupun mungkin dengan sedikit usaha keras dan sungguh-sungguh agar tampak hasilnya.
Tapi ada juga hal-hal yang memang tidak bisa, seperti wajah dan profile tubuh secara keseluruhan, misalnya.Kecantikan dan ketampanan bisa dipoles, tapi tentu saja membutuhkan biaya. Jadi apabila anda berdua tidak mempunyai cukup uang, kenapa harus menuntut pasangan anda tampil lebih cantik atau tampan ?
Selain itu permasalahan keuangan juga sering menjadi sorotan.Dan ini harus difahami dalam kerangka rezeki yang sudah diusahakan.Apabila tingkat kemampuan pasangan kita terbatas dengan apa yang bisa dilakukannya, sedangkan dia sudah berusaha dengan sungguh-sungguh dan keras, kenapa kita harus menuntutnya untuk memperoleh uang yang lebih banyak lagi, sampai-sampai melakukan perbuatan yang melanggar hukum ?
2.Jangan mencari model lain dari sebuah keluarga yang bahagia selain yang bisa dilakukan oleh anda berdua.
Anda bisa saja berpaling ke tetangga sebelah rumah, dan berkata, “Mereka bisa bahagia seperti itu, memiliki cukup materi dan bisa jalan-jalan di akhir minggu, kenapa aku tidak ?”Atau, “Mereka bisa rukun dan damai, padahal secara materi mereka tidak berkecukupan, kami pasti bisa melakukannya.”
Boleh saja perbandingan seperti itu anda lakukan, dan berusaha dengan pasangan anda untuk menerapkannya.Tapi harus diingat, ada hal-hal mendasar yang harus diubah dan itu mempunyai resiko.Apabila tetangga anda yang bahagia secara materi itu diambil sebagai contoh, maka anda akan dituntut untuk mencari materi lebih banyak.Siapkah anda dan pasangan dengan kondisi banyak waktu yang akan tersita untuk berkumpul bersama keluarga ?Karena tetangga itu mempunyai ukuran rezeki yang lebih dari anda.Dan ini berarti lebih banyak kerja keras bagi anda untuk memperoleh jumlah yang sama.
Apabila contoh keluarga sederhana yang diambil, berarti anda harus menurunkan kuantitas kerja anda, banyak meluangkan waktu dan ini berarti anda harus siap menghadapi penurunan perolehan rezeki.
Anda boleh bereksperimen dengan menjadikan keluarga lain sebagai standar, tapi saya sarankan anda berusaha bereksperimen dengan diri dan keluarga anda sebagai standar.Jadikan apa yang dimiliki oleh anda, pasangan dan seluruh anggota keluarga sebagai modal dasar dari sebuah keluarga yang bahagia.Potensi-potensi yang ada bisa diramu dengan kesempatan-kesempatan yang ada.Cari pola-pola kebahagiaan yang bisa diciptakan dengan memanfaatkan segala potensi yang ada.Dan yang penting niat baik harus disepakati bersama disertai dengan ketulusan semua pihak.Percayalah keluarga yang bahagia tidak hanya terdapat di sebelah rumah anda.
3.Jangan berpandangan “sekuler” dalam urusan cinta dan rumah tangga, dengan memisahkan kebahagiaan pribadi di luar dan kebahagiaan bersama – dengan pasangan dan anak-anak – di dalam rumah.
Ini salah satu dampak dari peri kehidupan zaman modern yang sekuler.Banyak orang yang berpandangan “sekuler” dalam urusan cinta dan rumah tangga.Ada sebuah ungkapan buruk yang agak porno (maaf): “Biarlah suami saya membuang air di luar rumah, asalkan botolnya dibawa pulang.”Dan ini kabarnya – walaupun saya tidak tahu tingkat kebenarannya sampai dimana – pada masyarakat di Cina sudah menjadi suatu pandangan umum, bahwa seorang suami boleh pergi ke pelacuran dan melakukan apa pun disana, asalkan cintanya hanya untuk si istri.Apabila si suami kemudian tepergok berulang-ulang mendatangi pelacur yang sama, maka oleh si istri akan dikatagorikan selingkuh karena diindikasikan ada perasaan cinta.Aneh, ya ?
Di luar pembicaraan mengenai “kebolehan selingkuh” dari para istri seperti disebutkan di atas, pada dasarnya saya ingin menyampaikan bahwa kebahagiaan di luar rumah dan di dalam rumah tidak bisa dipisahkan karena saling mempengaruhi dan berdampak satu sama lain.Selain itu cinta bukan seperti makanan yang apabila tidak enak di dalam rumah bisa dicari keluar.Untuk makanan pun seharusnya bisa diusahakan untuk belajar bagaimana membuat makanan yang lebih enak supaya tidak perlu selalu keluar rumah, kan ?
4.Cintailah pasangan anda tanpa alasan.
Ungkapan ini mungkin sedikit membingungkan bagi anda.Tetapi sesungguhnya ungkapan ini masuk akal dan sudah dilakukan oleh kita.Contohnya perasaan cinta kita dengan anak-anak kita – bagi pasangan yang sudah memiliki anak.Pernahkan anda mencintai anak anda dengan ukuran-ukuran dan alasan ?Bisa jadi anak anda jelek, gemuk dan kulitnya hitam.Pernahkan anda lebih mencintai anak tetangga anda yang lebih putih, langsing dan tampan ?Boleh-boleh saja anda berharap anak anda seperti anak tetangga anda itu, tetapi – saya yakin – anda tetap mencintai anak anda dan hanya sedikit menyukai anak tetangga anda.
Begitulah seharusnya kita mencintai pasangan kita.Tanpa alasan dan ukuran-ukuran.Karena pada akhirnya alasan dan ukuran-ukuran juga yang akan mengganggu hubungan cinta anda berdua.Percayalah.
5.Lakukan keempat poin tersebut mulai dari sekarang!