Tampilkan postingan dengan label Pornografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pornografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 03, 2009

Daftar Yang Paling Dicari Orang Indonesia di Google

Banyak pengamat pendidikan yang khawatir dengan dampak buruk penggunaan internet pada anak-anak dan remaja, khususnya dampak berupa demoralisasi atau kerusakan akhlak. Anak-anak dan remaja yang bertandang ke warung internet dicurigai masuk ke situs-situs yang berbau fonografi dengan beralasan mencari bahan pelajaran di sekolah. Apakah betul sikap under estimate terhadap anak-anak, remaja dan internet ini? Apa betul sudah sedemikian parahnya?


Mesin pencari google (www.google.com) adalah mesin pencari (search engine) yang paling umum dipergunakan. Dengan googling (istilah searching dengan google) kita bisa menemukan apa pun di internet – secara umum beragam hal ada di internet, terlepas dari kebenaran atau keakuratan data yang tersaji di internet, karena internet pun terkenal sebagai tempat menceritakan kebohongan (hoax) yang paling efektif.


Dengan mendahulukan fakta dan pembuktian daripada prasangka, maka berikut ini saya menyajikan hasil survey saya pada google.com, yakni berbagai hal yang menarik minat para interneter berdasarkan kata-kata yang paling banyak dicari berikut jumlah pencarian yang telah dilakukan oleh para pencari di Indonesia – diasumsikan bahasa Indonesia dipergunakan paling banyak oleh orang Indonesia. Pencarian diutamakan untuk kata-kata dalam bahasa Indonesia, sedangkan kata-kata dalam bahasa Inggris hanya untuk perbandingan. Tanggal pencarian adalah tanggal 3 September 2009, dengan jumlah pencarian 10 juta ke atas untuk kata Indonesia, dan 100 juta pencarian untuk kata Inggris.


Sains dan teknologi serta informasi paling banyak dicari dibandingkan pornografi


Kalau kerusakan moral atau demoralisasi sering dihubung-hubungkan dengan pornografi, maka yang ditemukan sebagai kata pencari paling banyak adalah kata “seksi-seksi” = 10.000.000 jumlah pencarian, namun ternyata kata ini tidak mengacu hanya kepada pornografi, baik isi maupun situsnya. Sedangkan kata porno atau pornografi, bugil, telanjang, tidak ditemukan sama sekali. Untuk pencarian berdasarkan nama situs tidak disajikan di warta ini, dengan pertimbangan bahwa pencarian dengan nama situs dianggap sangat minim.


Sementara itu pencarian dengan kata-kata yang berhubungan dengan sekolah, sains dan teknologi sangat banyak sekali, yaitu:


kuliah = 11.700.000

pelajar = 12.000.000

pengetahuan = 12.200.000

siswa = 17.300.000

mahasiswa = 17.400.000

matematika = 19.500.000

ilmu = 25.000.000

belajar = 28.700.000

mesin = 30.000.000

elektronika = 36.300.000

teknologi = 36.500.000

sekolah = 37.100.000

pendidikan = 40.500.000

buku = 43.800.000

komputer = 83.200.000

science = 700.000.000

education = 786.000.000

technology = 861.000.000

computer = 944.000.000

internet = 2.100.000.000 (kata b.Indonesia sama dengan b.Inggris)


Kata-kata yang berhubungan dengan informasi atau berita adalah:


obat = 10.400.000

pertanian = 10.700.000

banjir = 11.600.000

halal = 11.700.000

berita jakarta = 12.600.000

sepeda = 13.400.000

pemilu = 14.300.000

cara buat blog = 16.700.000

olahraga = 17.100.000

budaya = 19.700.000

informatika = 21.300.000

kekerasan = 22.400.000

agama = 23.300.000

kesehatan = 31.000.000

sejarah = 33.500.000

makanan = 33.800.000

barat = 36.400.000

uang = 39.100.000

tips diet = 39.400.000

aids dan hiv = 43.600.000

militer = 45.000.000

polisi = 46.200.000

informasi = 53.300.000

kaya = 62.300.000

dunia = 64.000.000

bayi = 75.800.000

anak = 81.300.000

ekonomi = 97.600.000

politik = 121.000.000


Kata-kata yang berhubungan dengan hiburan:


peterpan = 14.800.000

lagu-lagu = 15.900.000

film korea = 16.200.000

samson = 16.900.000

cinema 21 = 26.200.000

film twilight = 26.800.000

film twighlight (salah eja) = 28.600.000

hijau daun band = 29.400.000

lagu = 33.100.000

video naruto = 37.400.000

musik = 253.000.000

game = 1.080.000.000 (kata b.Indonesia sama dengan b.Inggris)


Memang tidak ada salahnya kita berhati-hati dengan internet dan dampak buruknya terhadap anak-anak dan remaja, namun informasi di atas cukup melegakan anda, bukan?

Sabtu, Februari 21, 2009

Anak Laki-laki Imut Menjadi Ayah di Usia 13 Tahun

Terserah bagaimana tanggapan anda setelah membaca berita ini. Tetapi ini benar-benar suatu kondisi mengkuatirkan mengenai dunia anak-anak dan remaja kita. Bagaimana pendidikan seks pada anak-anak, dampak buruk pergaulan seks bebas yang dilakukan anak lebih besar di depan mata mereka dan juga efek samping tayangan-tayangan dan bacaan-bacaan yang bersifat mengumbar nafsu syahwat yang dengan mudah bisa dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja.


Beritanya berasal dari Inggris mengenai seorang anak laki-laki imut, Alfie, 13 tahun – yang tampak seperti anak berusia 8 tahunan – menghamili pacarnya Chantelle Steadman, 15 tahun hingga melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Maisie Roxanne di Eastbourne Hospital, Timur Sussex, Inggris.


Kejadiannya berawal dari suatu malam ketika mereka tidur bersama di rumah saat Alfie masih berusia 12 tahun. Setelah 12 minggu mengalami kehamilan dan baru diketahui orangtuanya setelah perutnya membesar, Chantelle dan Alfie memutuskan untuk tidak menggugurkan kandungannya dan lebih memilih menjadi orangtua yang baik bagi anaknya itu.


“Saya tidak terpikir bagaimana kami menghidupinya. Saya jarang diberi uang jajan, kadang-kadang hanya diberi ayahku 10 pounds,” kata Alfie.


Berita yang menggemparkan Inggris ini, bukan hanya mengkuatirkan para orang tua akan masa depan anak-anaknya, tetapi juga membikin PM Gordon Brown kelimpungan ketika ditanya komentarnya mengenai kejadian ini. Dia menolak berkomentar secara langsung, tetapi hanya berkata adalah penting bagi pemerintah melakukan semua yang bisa untuk mencegah terjadinya kehamilan-kehamilan pada para remaja.


Sebetulnya kejadian ini bukan yang pertama karena pada tahun 1998 seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, Sean Stewart telah menjadi ayah setelah pacarnya Emma Webster, 15 tahun melahirkan di Sharnbrook, Bedford, Inggris. Mereka berpish enam bulan kemudian.


Permasalahannya bukan hanya bagaimana memelihara anak yang dilahirkan tersebut dan membesarkan serta mendidiknya, tetapi juga masa depan si ayah-ibu dan sekolahnya. Bagaimana?



Sumber berita dan gambar : http://www.thesun.co.uk/sol/homepage/news/article2233878.ece

Minggu, Februari 15, 2009

Wahai Laki-laki, Clean Up Your Mind Alias Jangan Piktor

Sejumlah model menggelar aksi simpatik dan mengampanyekan “Clean Up Your Mind” di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta pada Jumat (6/2). Mereka mengajak masyarakat untuk berpikir positif saat melihat keindahan. Demikian berita foto singkat di harian lokal Banjarmasin Post yang sempat terbaca.


Jajaran gadis jelita berbaju kaos putih tanpa lengan berlenggak-lenggok dan menebar senyum ke arah orang-orang yang melihat seolah berbicara, “Ini, lho yang disebut keindahan itu.”


Tapi apa yang dimaksud dengan berpikir positif sehingga pikiran masyarakat perlu di-“Clean up”? Apakah yang dimaksud mereka adalah membuang piktor alias pikiran kotor atau pikiran mesum apabila melihat wanita cantik berpakaian seksi? Dan ukuran masyarakat terlalu luas. Seharusnya lebih spesifik masyarakat laki-laki atau kaum pria, sehingga maksud dari kampanye ini lebih mengena dan tidak bias.


Tapi apakah ada kaum laki-laki yang tidak berpikir “negatif” apabila melihat seorang perempuan cantik dengan pakaian seksi (setengah terbuka)? Saya ragu ada yang demikian, kecuali laki-laki yang tidak menyukai perempuan atau memang tidak melihatnya. Ya, ngga, Gus?

Rabu, September 17, 2008

(Intermeso) Dewi Persik Pantas Masuk Syurga

(Cerita berikut ini adalah cerita fiktif dan intermezzo belaka. Kesamaan nama-nama dan peran di dalam cerita ini hanyalah kebetulan)

Tersebutlah cerita di pengadilan akhirat, ketika kiamat sudah terjadi dan dunia beserta isinya telah dihancurkan, dikumpulkanlah semua manusia yang pernah hidup di dunia. Satu persatu manusia dihitung amal yang telah dikerjakannya selama hidup di dunia. Perhitungan dilakukan dengan komputer amat canggih yang sanggup menghitung amal semua manusia, dari manusia pertama sampai manusia akhir jaman, dan kemudian hasil dari kalkulasi itu adalah sebuah kesimpulan akhir : masuk syurga atau masuk neraka.

Setelah selesai perhitungan amal, setiap manusia diberikan oleh Malaikat Panitia Akhirat selembar amplop tertutup yang isinya adalah jawaban dari kesimpulan akhir, masuk syurga atau neraka. Setelah semua orang menerima amplop tersebut, mereka pun disuruh membukanya dan membaca kalimat dibagian dalam amplopnya. Setiap orang yang menerima amplop bertuliskan : SELAMAT, ANDA TERPILIH MENUJU SYURGA, wajahnya tampak berseri-seri dan segera disuruh untuk berbaris di kelompok yang akan diantar menuju syurga. Satu persatu nama calon ahli syurga tersebut dipanggil dan kemudian dipersilahkan bergabung ke dalam barisan di sebelah kanan. Sedangkan bagi manusia yang menerima amplop bertuliskan : MA’AF ANDA BELUM BERUNTUNG, DAN SILAKAN MASUK NERAKA, wajahnya langsung bermuram durja dan segera disuruh untuk berbaris di kelompok sebelah kiri dan akan berjalan kaki menuju neraka. Konon kabarnya letak neraka tersebut jauhnya ribuan tahun apabila ditempuh dengan berjalan kaki. Ih, cape, deh.

Namun ketika kemudian nama-nama calon penghuni syurga dipanggil oleh Malaikat Panitia Akhirat Seksi Syurga yang suaranya nyaring namun terdengar sejuk dan ramah : “Dewi Persik Binti Si Polan, silakan bergabung dengan barisan di sebelah kanan !”, tiba-tiba terdengar teriakan tak kalah lantang dari barisan di sebelah kiri atau barisan manusia caon penghuni neraka. “ Protes, malaikat !”, teriak seseorang yang berada persis berseberangan dengan Dewi Persik berdiri. Wajahnya tampak hitam legam karena dosa-dosanya, tapi suaranya masih terdengar lantang sehingga membuat malaikat yang tadi memanggil nama Dewi Persik pun terhenyak. Wajah malaikat tampak merengut karena merasa kata-katanya dipotong, lalu dia berkata dengan keras,”Hai manusia durjana, kamu nanti diberi kesempatan untuk menyampaikan rasa keberatanmu, jadi tunggu giliranmu !”

Ribuan tahun kemudian nama-nama calon penghuni syurga sudah selesai dipanggil satu persatu, dan tibalah giliran bagi siapa pun yang merasa keberatan akan pemilihan tersebut boleh mengajukan keberatan secara bergiliran sesuai panggilan Malaikat Panitia Akhirat Seksi Neraka. “Hai, Si Polan Bin Si Polan, kenapa tadi kamu protes di saat kami memanggil nama Dewi Persik Binti Si Polan untuk bergabung ke barisan calon penghuni syurga ?”, tanya malaikat.

“Begini, Mal (malaikat maksudnya), saya betul-betul keberatan dengan masuk syurganya Dewi Persik Binti Si Polan, dengan dua alasan : Pertama, dia, semasa hidupnya, adalah seorang penyanyi dangdut yang selalu melakukan goyangan yang seksi dan membangkitkan nafsu syahwat laki-laki. Bahkan sayalah salah satu walikota yang telah mencekal dia untuk manggung di daerah saya. Kedua, dia telah menjadi isteri yang durhaka dan tidak taat kepada suaminya, semasa masih sebagai pasangan suami isteri. Jadi bagaimana mungkin dia bisa masuk syurga, Mal ?”, protes si mantan walikota berapi-api.” Sedangkan saya yang telah membangun daerah dengan sungguh-sungguh, menggalakkan kegiatan keagamaan sehingga kota saya menjadi sangat agamis, dan bahkan karena sayalah banyak orang akhirnya tahu kalau Dewi Persik Binti Si Polan itu sudah sangat keterlaluan goyangannya. Berarti saya sudah cukup pantas untuk dimasukkan ke dalam syurga, dibandingkan dengan dia, Mal.”

Malaikat Panitia Akhirat Seksi Syurga pun tersenyum lalu berkata,”Hai, Si Polan Bin Si Polan, kamu khan tidak tahu kehidupan Dewi Persik Binti Si Polan sampai tuanya. Dia sudah berhenti bernyanyi dan bergoyang. Dia sudah bertobat nasuha, meminta maaf kepada bekas suaminya dan kembali ke jalan yang benar. Dia sudah menutup aurat dan rajin beribadah. Dia kemudian menikah lagi, taat kepada suaminya dan suaminya ridho atas dia. Anak-anaknya kemudian menjadi anak yang sholeh dan taat kepada kedua orang tuanya. Dan menurut file amal-amalnya di komputer kami ini tertulis hasil akhirnya : MEMUASKAN (malaikat pun menunjukkan tulisan dan gambar bergerak di monitor kepada si mantan walikota). Jadi keberatan kamu tidak bisa diterima karena tidak beralasan dan tidak berdasar.”

Si mantan walikota pun terdiam dan tertunduk malu, tapi lantaran belum puas, dia pun kemudian berkata dengan wajah memelas,” Tapi, Mal, bagaimana dengan amal-amal baikku tadi, apakah itu tidak mendapatkan penilaian yang pantas untuk menjadikan aku calon ahli Syurga ?”

Malaikat Panitia Akhirat Seksi Syurga pun menekan tombol di komputernya, lalu kemudia menunjukkan hasilnya di monitor kepada Si mantan walikota. “Coba lihat,”katanya,”apa yang sudah kamu kerjakan selama di dunia. Kamu tidak membangun daerahmu dengan sungguh-sungguh seperti katamu. Kamu sebetulnya mengambil kesempatan untuk ikut menggarap proyek-proyek dengan menggunakan nama orang lain. Ini bahkan tercatat berapa komisi yang telah kamu terima yang sebetulnya bukan hakmu. Kamu juga tidak tulus ikhlas menggalakan kegiatan keagamaan. Kamu sebetulnya mencari popularitas di mata masyarakat dan ulama, biar dibilang pemimpin yang agamis dan akhirnya kamu mengharapkan mereka mendukung karir politikmu. Di sini tercatat kamu beberapa kali mengundang ulama-ulama itu untuk mendapat dukungan. Begitu juga ketika kamu mencekal Dewi Persik Binti Si Polan untuk tampil di kotamu, di sini tercatat kamu melakukannya setelah didesak ulama-ulama penjilat tadi, kata mereka ini saatnya untuk menunjukkan keagamisan kota kita dan sekaligus sang walikota, yaitu kamu.”

Malaikat itu kemudian melanjutkan,”Sampai matimu ternyata kamu tidak menyadari kesalahanmu, bahkan kamu telah membesarkan anak-anakmu dengan uang hasil korupsimu. Kemudian anak-anakmu itu banyak melakukan perbuatan dosa, padahal kamu tidak mendidiknya dengan benar. Sampai akhir hayatmu uang hasil korupsimu kamu bisniskan sehingga menjadi uang haram yang berlipat-lipat yang kemudian dimakan oleh ratusan orang. Kamu menanggung semua dosa mereka itu yang telah makan, beribadah dan membesarkan anak-anak mereka dengan uang harammu. Nah, kamu memang pantas masuk neraka sampai dosa-dosamu habis.”

Menurut riwayat Si mantan walikota pun dihukum di neraka selama ribuan tahun, itu pun belum habis hukuman atas dosa-dosanya (bagaimana mantan presiden, ya, ups!). Sedangkan Dewi Persik tinggal di syurga dengan bahagianya dan menikmati semua fasilitas di syurga dengan bebasnya.

Pada suatu hari, setelah beberapa masa kemudian, seorang malaikat berjalan masuk ke dalam neraka dan memanggil si mantan walikota.

“Hai Si Polan Bin Si Polan kamu dipersilakan keluar dari neraka dan masuk ke dalam syurga,” kata Si malaikat sambil menunjukkan surat perintah pembebasan kepada Si mantan walikota.

“Kenapa saya dikeluarkan sekarang, padahal khan masa hukumanku masih seribu tahun lagi ?” tanya Si mantan walikota terheran-heran.

“Menurut keterangan malaikat dari syurga yang membawa surat ini, kamu diberikan diskon atas masa hukuman kamu karena kamu mendapatkan pengampunan dari Tuhan,”kata Si malaikat memberi penjelasan.

“Apakah alasan Tuhan sehingga saya diampuni ?” Tanya Si mantan walikota lagi.

“Menurut keterangan malaikat tersebut, kemarin para penghuni syurga mendapatkan bonus. Setiap penghuni syurga diperbolehkan mereferensikan beberapa nama dari ahli neraka untuk diberikan pengampunan dan dimasukkan ke dalam syurga. Nah, ternyata Dewi Persik Binti Si Polan telah mereferensikan namamu, maka jadilah kamu keluar dari neraka sekarang, dan masuklah ke dalam syurga,” terang Si malaikat.

“Tapi aku masih penasaran, nih,” ujar si mantan walikota heran,”apa, sih alasan dia memilihku untuk diampuni ?”

“Menurut malaikat dari syurga itu, Dewi Persik memilih kamu karena perbuatan kamu yang telah mencekalnya telah membuat banyak orang menghujatnya. Akhirnya dia sadar karena hujatan-hujatan itu dan bertobat hingga akhirnya masuk syurga. Jadi kamulah yang menjadi penyebab dari semua ini. Bahkan dia sangat berterimakasih dan mengirim salam kepadamu,” ujar Si malaikat menutup pembicaraan.

Alhasil, Si mantan walikota akhirnya masuk syurga dan kekal di dalamnya. TAMAT.

Senin, September 01, 2008

Karena Ciuman Setitik, Rusak Moral Bangsa Sebelanga

Pernah dimuat di Wikimu pada Kanal Opini, Minggu 04-05-2008 09:24:34

Ini kan cuma chick to chick, bukan lip to lip, begitu komentar Tukul Arwana berkilah ketika penonton menyorakinya setelah melakukan cipika-cipiki (istilah Tukul Arwana untuk cium pipi kanan dan kiri) dengan bintang tamunya di acara Empat Mata, salah satu acara andalan sebuah stasiun televise swasta.

Komentar tukul Arwana bisa jadi terkesan wajar, karena kita juga sering menyaksikan adegan cium pipi kanan dan kiri apabila para pejabat saling bertemu, bahkan mereka saling berpelukan sebagai tanda persahabatan. Eit, nanti dulu. Adegan para pejabat tersebut hanya terjadi antar dua orang yang berjenis kelamin sama, laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan. Bukan antar dua orang yang berbeda jenis kelamin seperti yang dilakukan Tukul Arwana. Bila Tukul melakukannya sekitar dua dekade lalu, mungkin Tukul bisa disumpahserapahi para penggemarnya. Barangkali kita ingat bahwa Tukul juga sempat menerima protes dari pemirsanya gara-gara dengan enteng cipika-cipiki, bahkan ada sebagian adegan ditambah dengan pelukan terhadap bintang tamunya yang wanita.

Nah, nantinya adegan ciuman bibir (lip to lip) kemungkinan besar akan mudah dijumpai di setiap tayangan sinetron televisi atau di dalam adegan film layar lebar Indonesia. Hal ini akan dimungkinkan setelah berhasilnya Masyarakat Film Indonesia (wadah persatuan insan perfilman) mendapatkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang uji materi UU No.8 Tahun 1992 tentang Perfilman di gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Rabu tanggal 30 April kemarin. MK menyatakan UU Perfilman yang berlaku saat ini termasuk ketentuan yang mengatur sensor dan lembaga sensor film sudah tidak sesuai dengan semangat zamannya sehingga sangat mendesak untuk dibentuk Undang-undang Perfilman yang baru yang lebih sesuai dengan semangat demokratisasi dan penghormatan terhadap HAM.

Kita mungkin akan bertanya-tanya semangat demokratisasi yang mana yang dimaksud oleh MK, dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang bagaimana yang diinginkan oleh MK. Kalau memang ingin sesuai dengan semangat demokratisasi, bikin saja uji publik dan sosialisasi. Mintalah pendapat publik secara nasional, apa perlu UU Perfilman tersebut diubah. Apa perlu lembaga sensor dihapus. Bukannya mengakomodir pendapat insan perfilman yang hanya merupakan segelintir orang dari ratusan juta rakyat Indonesia. Sudah jelas terlihat di sini ada kepentingan sepihak dari insan perfilman akan revisi dari UU ini. Tentu saja kepentingan materi. Kepentingan jual film yang mereka bikin.

Kalau memang ada unsur penghormatan terhadap HAM dalam keputusannya, MK harusnya mempertimbangkan HAM dari ratusan juta juta rakyat Indonesia yang lain, yang juga punya hak untuk menjaga moral anak-anak mereka. Saya jadi bertanya-tanya, apakah hakim-hakim agung di MK tersebut tidak mempunyai kemampuan analisa jangka panjang akan kemungkinan dampak dari keputusannya ini ? Apakah mereka di MK tidak mempunyai kepedulian sedikitpun akan perkembangan moral dan akhlak bangsa, satu atau dua dekade kemudian setelah UU tersebut direvisi dan memberi peluang untuk munculnya adegan-adegan yang tak pantas di sinetron dan film Indonesia ?

Nah, siap-siaplah generasi muda kita menerima akibatnya. Dan siap-siaplah kita melihat adegan ciuman di layar kaca dan layar putih kita sebagai tontonan sehari-hari. Siap-siap jugalah kita menyaksikan anak remaja dan pemuda pemudi kita beradegan cium di tengah umum, seperti yang sekarang sudah terjadi di Amerika sana. Contoh yang buruk dari akhlak yang buruk itu cepat menularnya, bahkan akan bersifat seperti gelindingan bola salju. Kecil pada awalnya dan akan membesar dengan sendirinya secara dahsyat kemudian. Jadilah karena nila setitik, rusak susu sebelanga.