Tampilkan postingan dengan label Psikologi dan Perilaku Manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi dan Perilaku Manusia. Tampilkan semua postingan

Kamis, Januari 08, 2009

10 Macam Pikiran Negatif yang Merusak

Pemikiran negatif adalah pemikiran yang mengganggu, gambaran-gambaran atau ide-ide yang jelek namun menghantui, bersifat menyusahkan, dan sulit diatur sehingga kita tidak merasa bebas.


Pemikiran yang mengganggu tersebut umumnya berupa suara hati dan pemikiran yang memberikan saran-saran dan gambaran-gambaran yang bersifat curiga, menuduh, menghujat, menghakimi dan memvonis.


Banyak orang mengalami pemikiran ini, dan dapat dihubungkan dengan obsessive-compulsive disorder/OCD (gangguan berupa pemikiran irrasional dan penuh kecurigaan) atau rasa sedih. Pemikiran ini bisa melumpuhkan, kekuatiran yang menggusarkan dan bersifat menetap.


Percakapan dengan diri sendiri


Ketika anda sedang sendirian di dalam kamar anda, cobalah anda sesekali menatap bayangan anda di dalam cermin, dan ajaklah dia berbicara. Percakapan dengan diri sendiri bukanlah keanehan apalagi kegilaan, tetapi merupakan cara yang efektif untuk memperbaiki diri anda.


Mulailan dengan menggali pemikiran-pemikiran negatif yang ada pada diri anda. Kemudian diskusikan objek permasalan itu dengan diri anda. Kemukakan pemikiran-pemikiran negatif yang harus diperbaiki dan temukan cara mengatasi.


Tahap pertama, anda harus memaafkan diri anda karena memiliki pemikiran-pemikiran negatif itu. Penerimaan yang terbuka dan pengakuan akan keberadaannya di dalam diri anda adalah tahap awal yang memudahkan untuk menghilangkannya.


Tahap kedua, anda harus mengakui bahwa pemikiran-pemikiran negatif itu benar-benar buruk. Bukan hanya buruk dalam bentuk dan sifatnya, tapi juga buruk dalam dampak yang diakibatkannya, baik terhadap diri anda sendiri maupun orang lain di sekitar.


Tahap ketiga, anda harus berani mengoreksinya dan menggantikannya dengan pemikiran-pemikiran positif yang bersifat membangun dan memperbaiki – biasanya berlawan dengan pemikiran negatif itu.


10 macam pemikiran negatif yang harus diangkat dari benak anda


1. Berpikir hitam-putih


Berpikir secara hitam-putih itu mudah tapi berbahaya, karena berpikir secara hitam-putih bisa membuat orang sombong atau sebaliknya mudah menjadikannya putus asa.


Yang dimaksud berpikir secara hitam-putih adalah menempatkan batasan pemikiran berupa ukuran-ukuran yang sempit. Cara berpikir seperti ini tidak mengandung nilai toleransi, tenggang rasa dan memudahkan. Seorang hakim yang bertugas menegakkan hukum di depan pengadilan sekalipun tidak boleh berpikir secara hitam-putih. Pertimbangan-pertimbangan rasa keadilan selalu berada pada bagian abu-abu yang mempunyai wilayah lebih luas dan tidak terbatas.


Contoh orang yang berpikir hitam-putih adalah orang yang memilih untuk tidak melakukan apa pun dari pada keliru, atau seseorang yang tidak mau menikah selamanya apabila tidak bisa mendapatkan pujaan hatinya, misalnya. Ada juga orang yang memvonis sebuah kesalahan secara maksimal. Ketika dia dibohongi sekali oleh orang lain, maka dia tidak mempercayai orang itu sepenuhnya.


2. Menjeneralisasi secara berlebihan


Berpikir secara jeneral bermakna melihat hal kecil atau bagian-bagian dan menganggapnya sebagai keseluruhan.


Kata yang dipergunakan biasanya, “selalu” dan “tidak pernah”


Cara berpikir dengan menjeneralisasi membuat orang menjadi mudah menyalahkan, menganggap remeh, tapi juga bisa menyempurnakan secara berlebihan. Sebagai contoh, ketika seorang suami pada suatu hari menemukan istrinya terlambat menyiapkan sarapan dibanding hari yang lain, maka dia dengan mudah mengatakan bahwa istrinya “selalu” terlambat menyiapkan sarapan, atau “tidak pernah” tepat waktu menyiapkan sarapan.


Begitu juga dengan pemikiran-pemikiran rasial, seperti misalnya orang “suku” ini begini dan “bangsa” ini begitu adalah juga pemikiran yang menjeneralisasi. Pertikaian dan permusuhan antar kelompok biasanya bersumber dari pemikiran negatif menjeneralisasi.


3. Hal negatif mengalahkan yang positif


Anda memilih suatu bagian yang negatif dan memikirkannya secara khusus dan mendalam, sedangkan bagian yang positif dilupakan.


Sebagai contoh ketika anda menerima banyak komentar yang positif tentang hasil pekerjaan anda dari rekan-rekan di kantor, maka anda merasa bahagia sekali dan terlambung. Tetapi ketika ada sebuah kritikan dari salah satu rekan yang sampai ke telinga, anda lalu menjadi murung dan memikirkannya berhari-hari dan anda merasa menjadi tidak sempurna. Dan anda melupakan hal-hal positif yang sudah anda dengar.


4. Diskon untuk hal positif


Anda menolak pengalaman-pengalaman positif dan dengan tegas tidak menanggapnya. Biasanya orang yang berpikiran negatif seperti ini tidak mudah memuji dan menganggap remeh kebaikan orang lain.


Jika anda melihat orang lain melakukan suatu pekerjaan yang baik, anda bilang kepada diri Anda bahwa itu hal biasa dan siapa pun bisa melakukan hal seperti itu. Memotong makna positif dari suatu perbuatan baik akan membuat anda orang yang tidak bahagia, karena selalu merasa tidak cukup dan bersyukur.


5. Terlalu cepat mengambil kesimpulan


Anda menginterpretasikan hal-hal secara negatif ketika tidak ada fakta-fakta yang mendukung kesimpulan anda. Pikiran anda secara sewenang-wenang, tanpa penyelidikan yang mendalam, menyimpulkan bahwa seseorang sedang berbuat negatif terhadap anda.


Orang dengan mudah memprediksikan sesuatu hal akan berakibat sangat buruk. Contohnya ketika seseorang sedang menghadapi sebuah ujian dan merasa belum siap, maka dia berpikir bahwa ujian ini pasti gagal dan tidak akan lulus. Padahal dia belum mengetahui soal-soal yang harus dijawabnya.


6. Pemikiran hiperbola atau melebih-lebihkan


Anda melebih-lebihkan pentingnya permasalahan dan kelemahan anda, atau anda terlalu memperkecil pentingnya kualitas yang diinginkan.


Keadaan tidak seimbang di dalam pemikiran juga bisa berakibat melupakan sisi-sisi lain yang seharusnya mendapatkan perhatian yang sama. Penyakit kejiwaan berupa pobia terhadap sesuatu termasuk dalam jenis ini.


7. Penalaran Secara Emosional


Anda berasumsi bahwa emosi anda yang negatif selalu mencerminkan hal yang benar-benar akan terjadi.


Sebagai contoh ketika anda sedang menaiki pesawat terbang dan anda merasa hati anda tidak enak, maka dalam hati anda berkata, "Aku merasakan ketakutan di dalam pesawat terbang ini. Ini pasti menandakan bahwa sangat berbahaya untuk terbang saat ini." Atau pemikiran seperti, "Aku merasa berdosa berarti aku adalah orang yang jahat" atau, "Aku merasakan marah. Hal ini membuktikan bahwa aku sedang diperlakukan tanpa keadilan."


Penalaran emosional ini belum tentu benar apabila di dalam kenyataan, fakta dan bukti tidak mengarah kepada hal itu. Ketika muncul perasaan takut di dalam pesawat terbang, bukan berarti pesawat terbang yang anda tumpangi akan benar-benar mengalami kecelakaan, bisa saja anda memang mengidap pobia kan ketinggian.


8. Memaksakan suatu kondisi


Penggunaan kata “seharusnya”, “perlu” dengan harapan sesuatu menjadi seperti yang anda harapkan, bisa berakibat keputusasaan dan frustasi.


Ketika anak anda yang sedang berlatih sebuah alat musik dengan giat, misalnya, dan anda sedang ikut menontonnya ternyata dia melakukan banyak kekeliruan. Anda berkata padanya, “Seharusnya kamu tidak melakukan banyak kasalahan dengan masa latihan yang sudah berlangsung sekian bulan ini.” Padahal di hari-hari latihan sebelumnya anak anda sedikit sekali melakukan kesalahan, hanya di saat anda ikut menonton dia menjadi gugup, dan anda sudah mengeluarkan komentar yang bisa membuatnya frustasi.


9. Label-label negatif yang menghakimi


Label-label yang negatif berupa gelar atau julukan buruk atas sebuah perbuatan adalah sebuah pemikiran negatif yang paling ekstrim.


Ketika seseorang melakukan suatu kesalahan misalnya dia menumpahkan makanan pada saat pesta, lalu beberapa orang menyebutnya, “Dasar pecundang”, lalu label itu melekat padanya selama-lamanya. Maka dia sudah menjadi pesakitan dalam penjara label tersebut. Dia akan sulit untuk menampakkan kebaikannya, karena tidak diperhatikan oleh orang lain, sedangkan dia sulit menyembunyikan keburukannya karena selalu dicari-cari oleh orang lain.


Pemberian label seperti “si kikuk”, “otak kriminal”, dan lain-lain hanya akan membuat orang yang diberi label tersebut betul-betul menjadi frustasi dan tidak bisa memperbaiki keadaannya, dan semakin terpuruk dalam keburukan sifatnya.


10. Menyalahkan secara personal atau bagian tertentu


Yang dimaksud menyalahkan secara personal adalah menimpakan suatu kesalahan yang menyebabkan keadaan yang buruk kepada satu orang saja, padahal masih ada personal lain yang mungkin memiliki kontribusi kesalahan.


Menyalahkan diri sendiri saja atau menyalahkan orang lain saja, termasuk ke dalam katagori ini. Sebagai contoh seorang ibu yang mendapatkan kabar dari sekolah bahwa anaknya mendapat nilai buruk dalam sebuah pelajaran. Si ibu, tanpa melihat sebab-musababnya, langsung menyalahkan anaknya, atau dia akan menyalahkan diri sendiri dan menganggap dirinya bukan orang tua yang baik, atau dia akan menyalahkan guru atau sistem di sekolah.


Menyalahkan secara personal hanya akan berakibat kemarahan dan keputusasaan bagi pihak yang disalahkan dan kelalaian dari pihak yang menyalahkan, karena tidak menyadari kesalahan diri sendiri. Yang lebih buruk lagi adalah menyalahkan keadaan karena tidak akan ada pemikiran untuk mencari solusi apabila semua orang menyalahkan keadaan atau kondisi yang bersifat pasif dan tidak bisa berbuat apa-apa.


Yang perlu mendapatkan perhatian kita pertama kali adalah penanggulangan dampak buruk dari pemikiran-pemikiran negatif tersebut. Caranya dengan perlahan menurunkan kadar pemikiran negatif di pikiran anda. Bisa dengan berdoa kepada Tuhan untuk kebaikan orang yang dipikirkan secara negatif oleh anda atau anda melihat kepada diri anda sendiri bahwa anda pun mungkin akan berada pada posisinya.


Namun apabila ternyata dampaknya sulit untuk dinetralisir dari pikiran anda, berarti anda harus segera menggantikan pemikiran-pemikiran negatif dengan pemikiran-pemikiran positif – lawan langsung dari pemikiran-pemikiran negatif itu.


Ingatlah pemikiran-pemikiran negatif yang dipelihara lama di dalam diri anda, akan semakin sulit untuk dinetralisir atau digantikan dengan pemikiran positif ketika anda semakin menjadi tua.

Kamis, Desember 11, 2008

Hal-hal yang Sangat Menjengkelkan

Semua orang pasti pernah mengalami hal-hal yang menjengkelkan. Dan di antaranya ada yang benar-benar menjengkelkan, bahkan untuk mengingatnya sekalipun sudah mengakibatkan timbul kembali perasaan jengkel itu.


Barangkali sebagian dari daftar ini bukan merupakan masalah bagi anda, tapi sedikitnya anda pernah mengalami salah satunya.



1. Sia-sia menunggu di antrian


Anda adalah orang terakhir yang berada pada suatu antrian yang panjang, misalkan membeli karcis bioskop. Setelah sampai giliran dan anda memberitahu judul film yang akan ditonton, si petugas loket dengan enteng berkata, “Maaf, ya, tempat duduk untuk film itu sudah penuh, jadi pilih film yang lain saja.” Dan film yang lain adalah film yang betul-betul tidak anda sukai.



2. Pesanan yang salah


Anda sedang berada di sebuah rumah makan dengan orang lain, dan memesan makanan untuk makan malam. Perut kalian sudah lapar, namun harus sabar menunggu makanan yang sedang dibikinkan. Setelah hampir 1 jam menunggu – karena malam itu rumah makan kebanjiran tamu – tibalah giliran kamu dengan kedatangan seorang pelayan yang membawa nampan berisi makanan. Jengkelnya, semua makanan itu bukan seperti yang dipesan olehmu, tapi sepertinya telah tertukar dengan meja lain.



3. Kemacetan lalu lintas


Kemacetan lalu lintas di jalan adalah merupakan pemandangan rutin di sebuah kota besar, dimana pertumbuhan jumlah kendaraan serta pendatang seperti saling berlomba. Tetapi bagaimana pun kemacetan lalu lintas masih merupakan hal yang menjengkelkan terutama saat jam masuk kerja sudah hampir tiba atau di saat udara panas yang begitu terik dan jalan berdebu. Sedangkan kendaraan hanya bisa berjalan merayap untuk kemudian berhenti lebih lama.



4. Waktu yang tidak tepat


Ada lagi yang menambah kejengkelan kita, yaitu di tengah kemacetan lalu lintas pekerja-pekerja sedang membongkar jalanan untuk memasang pipa-pipa atau kabel-kabel. Pekerjaan yang seharusnya bisa dilakukan di luar waktu jam-jam sibuk – misalnya malam hari saat jalanan tidak terlalu ramai – telah menambah sempit jalan dan menambah kemacetan.



5. Menyalip untuk melambat


Bayangkan ketika anda sedang mengemudi dan melaju dengan kecepatan cukup tinggi di jalan raya. Tiba-tiba ada pengemudi lain yang memberi tanda untuk menyalip dan anda memberinya kesempatan. Setelah tiba di depan kendaraan anda, bukannya melaju mobil itu bahkan melambat di depan kendaraan anda. Apa tidak menjengkelkan.



6. Pengebut di jalanan


Pengebut di jalan raya biasanya melaju dengan tanpa tujuan dan irama yang tetap. Mereka bisa meliuk-liuk, tiba-tiba melambat atau tancap gas sambil bergaya yang bisa membahayakan pengguna jalan yang lain.



7. Truk besar berhenti di tengah jalan


Jalan raya macet disebabkan sebuah truk besar yang bermuatan penuh sedang terbalik di tengah jalan karena muatannya tumpah. Barang-barang berhamburan, sementara anda dan para pengemudi lainnya sedang merayap di tengah arus yang berjejal.



8. Cahaya menyilaukan di malam hari


Berkendara di malam hari akan terasa menjengkelkan apabila pengendara yang datang dari arah berlawanan mengarahkan cahaya kendaraannya terlalu tinggi. Cahaya yang menyilaukan mata tersebut tepat mengenai wajah dan mata anda. Tidak ada hal lain yang dapat dilakukan oleh anda selain menyediakan sebuah cermin untuk memantulkan cahaya yang menyilaukan tersebut kepada pemiliknya.



9. Orang yang memotong antrian


Bagaimana kalau anda serta orang-orang lainnya yang dengan sabar sedang menanti dalam sebuah antrian, tiba-tiba ada seseorang yang baru tiba langsung menyelip dan berdiri di barisan paling depan ?



10. Rak kosong


Anda menerima sebuah brosur penawaran diskon dari sebuah toko besar yang menjual barang keperluan sehari-hari. Anda sudah merencanakan untuk membeli beberapa jenis barang dengan potongan harga yang lumayan. Kemudian anda bergegas ke toko tersebut dan mendapati bahwa hampir semua rak telah kosong, dan barang dengan diskon tinggal mimpi.



11. Orang yang ragu-ragu


Anda sedang berada pada sebuah antrian memesan makanan cepat saji. Orang yang berada di depan anda sedang berada di depan kasir untuk memesan makanannya. Ternyata setelah beberapa menit berdiri, ternyata dia belum bisa memutuskan makanan apa yang mau dipesannya.



12. Tetangga-tetangga yang ingin tahu


Tetangga-tetangga ingin tahu sering datang ke rumah hanya untuk menanyakan ini dan itu untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Yang lebih menjengkelkan lagi apabila ada tamu datang ke rumah, maka si tetangga yang menjengkelkan ikut bertandang dan ngobrol.



13. Lalat-lalat


Ketika anda sedang duduk-duduk tiba-tiba ada seekor atau beberapa ekor lalat sedang beterbangan mengelilingi anda. Menempel di tangan, anda halau dan dia mencari tempat hinggap di bagian tubuh anda yang lain. Sangat menjengkelkan, dan seandainya di dekat anda ada sekaleng obat nyamuk semprot, saya yakin anda akan menyemprot dengan membabi buta.



14. Iklan televisi


Anda sedang duduk menonton sebuah acara televisi yang sangat anda gemari. Ketika sampai pada bagian yang paling menegangkan, tiba-tiba acara diputus dan digantikan oleh tayangan iklan yang sangat banyak dan lama.



15. Perokok yang bandel


Anda sedang menonton film di dalam gedung bioskop. Ketika anda sedang terkesima menyaksikan sebuah adegan yang menegangkan, tiba-tiba film dihentikan dan diganti dengan tampilan sebuah tulisan : “Pemutaran film tidak akan diteruskan apabila anda masih menyalakan rokok anda.” Dan si perokok diam-diam masih berusaha menyembunyikan rokoknya yang menyala.



16. Pancingan untuk konsumen


Anda tertarik dengan sebuah iklan dari perusahaan penerbangan yang menawarkan harga tiket murah. Ketika anda mendatangi perusahaan penerbangan itu, di sana anda mendapatkan keterangan bahwa harga tiket yang disebutkan di iklan itu belum termasuk fule surcharge, asuransi dan PPN 10%.



17. Terinfeksi virus


Anda sudah membeli anti virus yang cukup mahal, tapi ternyata komputer anda terinfeksi tanpa dicegah oleh anti virusnya. Anda mencoba me-remove atau mendeletnya dan ternyata anti virus anda tidak mengenal virus itu. Akhirnya komputer anda pun harus di install ulang keseluruhan program os dan aplikasinya.


Demikianlah sebagian hal-hal menjengkelkan yang berhasil diinventarisir. Barangkali anda mempunyai pengalaman yang lain?

Senin, Desember 01, 2008

36 Cara Mengurangi Stres


Jangan pernah mencemaskan masa depan. Jika anda cemas akan apa yang mungkin terjadi besok dan kemudian hal itu tidak terjadi, perasaan stres akibat kecemasan yang dirasakan menjadi sia-sia. Dan apabila apa yang dicemaskan menjadi kenyataan, berarti anda harus menanggung stres dua kali.


Sebagian orang stres karena mencemaskan masa depannya. Sedangkan sebagian yang lain stres karena menghadapi kenyataan yang tidak sesuai dengan harapannya. Dalam kenyataanya stres selalu berhubungan dengan perasaan kuatir dan cemas, selebihnya berhubungan dengan rasa marah dan kecewa.


Ketika anda dimarahi oleh pimpinan di kantor karena kesalahan anda dalam pekerjaan, mungkin anda akan menanggung rasa tertekan dari kejadian tersebut selama beberapa hari. Marah dan kecewa atas kejadian tersebut, tindakan pimpinan terhadap anda dan juga kekecewaan akan kinerja anda sendiri akan berakhir dengan rasa kuatir dan cemas akan masa depan anda di tempat kerja.


Stres harus ditanggulangi dengan benar. Salah satunya dengan mengurangi tekanan yang dirasakan. Berikut adalah 36 cara mengurangi stres dalam kehidupan yang harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan dijadikan suatu kebiasaan. Semoga bermanfaat.


1. Berdoa dan beribadah.


2. Tidur jangan terlalu larut malam.


3. Bangunlah tepat waktu supaya Anda bisa memulai hari kerja tanpa terburu-buru.


4. Berani untuk berkata “tidak” dan jangan memaksakan diri untuk menerima pekerjaan yang bertabrakan dengan jadual anda. Rundingkan dengan pimpinan unit kerja anda mengenai hal ini. Bila tidak, bersiap-siaplah untuk mengalami ketegangan.


5. Percayakan pekerjaan-pekerjaan kepada orang lain yang mampu untuk melaksanakannya. Jangan menerimanya apabila anda sebetulnya tidak mampu.


6. Sederhanakan hidupmu dengan tidak membikinnya semraut dan kacau.


7. Sedikit itu sebenarnya sudah lebih dari cukup. (Meski satu sering tidak cukup, tapi dua bisa jadi terlalu banyak.)


8. Sediakan waktu ekstra untuk melakukan hal-hal lain (kesenangan dan hobi) dan untuk pergi ke tempat-tempat yang tertentu sebagai selingan dari rutinitas.


9. Distribusikan pekerjaan-pekerjaan berat dan sulit ke dalam waktu-waktu yang berbeda; jangan memaksakan diri untuk menyelesaikannya sekaligus.


10. Jadualkan kegiatan rutin anda di hari dan waktu yang tetap.


11. Jauhkan kekuatiran-kekuatiran pada saat anda memikirkan suatu hal. Jika anda sedang mengatasi suatu keadaan, cari dan laksanakan petunjuk Tuhan yang terdapat dalam ajaran agamamu. Jika anda tidak bisa melakukan apa pun, maka biarkanlah.


12. Hiduplah sesuai dengan kemampuan keuangan anda. Jangan berhutang atau menggunakan kartu kredit untuk pembelian-pembelian yang biasa dan rutin.


13. Milikilah cadangan-cadangan. Bikin duplikat kunci kendaraan atau rumah anda, dan simpan di tempat yang aman. Usahakan menabung atau mempunyai asuransi untuk hal-hal darurat.


14. Jagalah mulut anda tetap tertutup. Nasehat ini bisa menghindarkan anda dari sejumlah permasalahan besar.


15. Lakukan sesuatu untuk memenuhi tuntutan jiwa kanak-kanak di dalam diri anda. Sesekali bermain game atau having fun dengan program-program lucu di internet.


16. Jangan lupakan untuk membuka dan membaca kitab suci agama anda.


17. Ambilah istirahat yang cukup, untuk tubuh dan jiwa anda.


18. Makan dengan benar dan memakan makanan yang tepat.


19. Tempatkan segala sesuatu pada tempatnya yang tetap.


20. Mendengarkan lagu pada saat mengemudi atau di waktu lain dapat membantu memperbaiki kualitas hidup anda.


21. Tulislah pemikiran-pemikiran dan inspirasi-inspirasi yang diperoleh.


22. Setiap hari, sempatkan untuk menyendiri dan merenung.


23. Sedang menghadapi masalah? Kembalikan kepada Tuhan dengan segera. Cobalah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan kecil, jangan menunggu sampai waktu tidur tiba.


24. Bersahabatlah dengan orang-orang yang dekat dengan Tuhan.


25. Rajin-rajin membaca buku-buku keagamaan dan tingkatkan terus kualitas kerohanian anda.


26. Ingatlah bahwa jalan pintas antara keputusasaan dan harapan seringkali adalah ucapan pendek “Terimakasih Tuhan.”


27. Tertawalah.


28. Tertawalah lebih banyak lagi.


29. Bekerjalah dengan serius, tapi jangan lupakan kepentinganmu sendiri.


30. Kembangkan sikap pemaaf. Banyak orang selalu berusaha memaafkan, walau seorang pendendam sekalipun, karena menanggung rasa marah dan dendam adalah sangat menyakitkan.


31. Ramahlah terhadap orang-orang yang tidak ramah. Sebetulnya orang yang tidak ramah sekalipun menyukai orang-orang yang ramah.


32. Atasi egomu.


33. Berbicara lebih sedikit, jadilah pendengar yang baik.


34. Jangan terburu-buru.


35. Ingatkan diri anda bahwa anda bukan pengatur alam semesta.


36. Setiap malam sebelum tidur, pikirkan sesuatu yang belum pernah disyukuri, kemudian segera ucapkan rasa syukur kepadaNya tentang hal tersebut. Tuhan selalu mempunyai jalan untuk mengembalikan segala sesuatu di sekitar anda.

Rabu, Oktober 08, 2008

Pilih Membangun Karakter atau Citra Diri ?

Sekarang banyak orang ramai membicarakan krisis finansial di Amerika Serikat. Banyak negara takut kena imbasnya, tak kurang presiden kita sampai menggelar rapat khusus membahas masalah tersebut. Pemerintah Indonesia berusaha memberi kesan kepada rakyat bahwa Indonesia akan aman-aman saja, padahal di balik itu mereka kelihatan sekali kelimpungan, salah satunya takut tersendatnya dana bantuan, seperti bantuan dana untuk Pemilu 2009 misalnya.

Saya bukan orang pasar modal, juga kurang mengerti perputaran saham dan uang, tapi dengan kasat mata saya tahu, kalau penyebab krisis keuangan di Amerika Serikat sama dengan yang telah terjadi pada tetangga saya. Tetangga saya itu sekarang sedang bingung dengan hutangnya di bank sebesar 200 juta Rupiah, yang untuk mendapatkannya dia telah menjaminkan rumah tinggalnya sekarang Uang itu direncanakan untuk memulai usaha baru, tapi ternyata terselewengkan untuk merenovasi rumah dan membeli televisi ukuran besar. Padahal angsuran setiap bulannya direncanakan dari hasil usaha yang akan dibangun tersebut !

Seperti tetangga saya itu, Presiden George W. Bush sudah terjebak dalam usaha menaikkan citra diri, membangun imej diri dan partainya. Presiden George W. Bush sedang mabuk pujian sebagai negara adi daya, polisi dunia, dan negara kaya. Dan akhirnya sebuah usaha membangun citra ternyata berongkos mahal dan berujung kepada kebangkrutan.

Tidak ada yang salah dengan usaha membangun citra diri. Karena semua orang ingin dihargai dan dihormati. Tapi yang salah adalah fokus kepada pembangunan citra sudah membuat banyak orang melupakan sisi lain yang lebih penting, yakni pembangunan karakter.

Pada pandangan pertama, orang mungkin akan menghargai citra atau imej diri kita yang luar biasa. Orang mungkin akan mengagumi rumah kita yang mentereng, mobil kita yang mewah atau pakaian kita yang gemerlap. Tapi kekaguman semu itu hanya ketika dia pertama kali bertemu dengan kita. Untuk perjumpaan selanjutnya orang akan menilai sifat-sifat kita, rasa tanggung jawab kita, kepedulian kita, kedermawanan kita, kecerdasan kita, bahkan orang akan menilai setiap bagian kata yang terucap dari mulut kita.

Semua yang disebut terakhir tadi adalah karakter, ciri kepribadian atau identitas asli dari seorang manusia. Semua itu tidak bisa dibangun dalam sehari dua hari, dan juga tidak bisa dibangun dengan uang maupun pinjaman dari bank. Karakter yang baik hanya bisa dibangun oleh kemauan untuk menjadi baik, untuk menjadi teladan.

Ngomong-ngomong, masih ingatkah Wikimuers dengan Dasa Dharma Pramuka ? Yang begini bunyinya (Saya senang mengucapkannya dengan gaya pramuka sejati, seperti saya kecil dulu) :

Dasadarma Pramuka

Pramuka itu :

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan kesatria

4. Patuh dan suka bermusyawarah

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, terampil, dan gembira

7. Hemat, cermat, dan bersahaja

8. Disiplin, berani, dan setia

9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya

10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Dasa Dharma Pramuka adalah salah satu contoh usaha pembangunan karakter. Suatu upaya membangun kepribadian. Dan itu tidak bisa dimulai tanpa ada kemauan yang keras, sehingga Dasa Dharma Pramuka harus dihafalkan dan diucapkan berulang-ulang agar anak-anak pramuka itu meresapi, menghayati dan diharapkan mewujudkannya dalam tindakan sehari-hari seperti perintah dari alam bawah sadar.

Ketika karakter baik sudah dibangun, kepribadian penuh keteladanan sudah terbentuk, maka citra diri akan terbangun dengan sendirinya. Tidak ada orang yang berkepribadian baik yang akan digambarkan buruk. Pembangunan citra dan imej diri tidak perlu diperjuangkan, apalagi sampai memakan biaya banyak serta membuang energi, cukup jadikan diri kita berkarakter baik dan pantas menjadi teladan, citra diri akan terbentuk dengan sendirinya.

Sabtu, September 13, 2008

18 Modus Korupsi, Mungkin Anda Pernah Melakukannya


Pernah tayang di Wikimu pada Kanal Opini, Selasa 09-09-2008 13:27:21

Korupsi dan koruptor adalah dua kata yang sering kita dengar akhir-akhir ini. Tidak ada koran, televisi atau bahkan di Wikimu sendiri yang sepi dalam jangka waktu lama dari berita atau pembahasan mengenai ketiga hal tersebut. Ini membuktikan kita semua membenci korupsi dan menginginkan korupsi dibabat habis dari bumi Indonesia tercinta ini.

Namun bagaimana kita bisa ikut memberantas korupsi kalau ternyata kita secara sadar atau tidak turut berperan melakukannya atau mungkin menikmati hasilnya ? Bagi kita yang bekerja sebagai pegawai negeri atau pegawai BUMN atau pun perusahaan swasta dan kebetulan berhubungan langsung dengan masalah uang dan keuangan serta proyek-proyek barangkali pernah menjumpai urusan-urusan yang bernuansa atau berbau korupsi.

Agar kita tidak terjebak mendukung atau ikut-ikutan menikmati hasil tindak pidana korupsi, baik di pemerintahan maupun swasta, berikut ini dikemukakan 18 modus korupsi yang diinventarisir oleh KPK (khusus bagian pemerintahan adalah dari KPK, untuk swasta adalah interprestasi penulis warta), yaitu :

1. Pemerintahan : Pengusaha menggunakan pejabat pusat untuk membujuk kepala daerah mengintervensi proses pengadaan barang/jasa dalam rangka memenangkan pengusaha tertentu dan meninggikan harga ataupun nilai kontrak.

Swasta : Manajer atau karyawan yang ditunjuk dalam proyek pengadaan barang / jasa di perusahaan mendekati rekanannya dan berjanji menggunakan jasa atau barangnya asal harga barang atau nilai kontrak ditinggikan untuk masuk kantong pribadi.

2. Pemerintahan : Pengusaha mempengaruhi kepala daerah untuk mengintervensi proses pengadaan barang/jasa agar rekanan tertentu dimenangkan dalam tender atau ditunjuk langsung dan harga barang dinaikkan (di-mark up).

Swasta : Manajer atau karyawan memenangkan rekanan tertentu dalam tender atau menunjuknya secara langsung dan harga barang/jasa dinaikkan (di-mark up) untuk masuk kantong sendiri.


3. Pemerintahan : Panitia pengadaan yang dibentuk Pemda membuat sepesifikasi barang yang mengarah pada merek produk atau spesifikasi tertentu untuk memenangkan rekanan tertentu, serta melakukan mark up harga barang dan nilai kontrak.

Swasta : Manajer atau karyawan membuat spesifkasi barang yang mengarah pada merek produk atau spesifikasi tertentu untuk memenangkan rekanan tertentu, dengan maksud mendapatkan keuntungan pribadi dengan melakukan mark up harga barang dan nilai kontrak.

4. Pemerintahan : Kepala daerah ataupun pejabat daerah memerintahkan bawahannya untuk mencairkan dan menggunakan dana/anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya kemudian membuat laporan pertangungjawaban fiktif.

Swasta : Manajer atau karyawan menggunakan dana/anggaran dari pos yang tidak sesuai dengan peruntukannya, lalu membuat laporan fiktif.

5. Pemerintahan : Kepala daerah memerintahkan bawahannya menggunakan dana untuk kepentingan pribadi si pejabat yang bersangkutan atau kelompok tertentu kemudian membuat pertanggungjawaban fiktif.

Swasta : Manajer atau karyawan menggunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi dengan membuat pertanggungjawaban fiktif.

6. Pemerintahan : Kepala daerah menerbitkan Perda sebagai dasar pemberian upah pungut atau honor dengan menggunakan dasar peraturan perundangan yang lebih tinggi, namun sudah tidak berlaku lagi.

Swasta : -

7. Pemerintahan : Pengusaha, pejabat eksekutif dan DPRD membuat kesepakatan melakukan ruislag (tukar guling) atas aset Pemda dan menurunkan (mark down) harga aset Pemda, serta meninggikan harga aset milik pengusaha.

Swasta : Manajer atau karyawan menjual aset perusahaan dengan laporan barang rusak atau sudah tidak berfungsi lagi.

8. Pemerintahan : Kepala daerah meminta uang jasa dibayar di muka kepada pemenang tender sebelum melaksanakan proyek.

Swasta : Manajer atau karyawan meminta uang jasa dibayar di muka kepada rekanan sebelum melaksanakan proyek.

9. Pemerintahan : Kepala daerah menerima sejumlah uang dari rekanan dengan menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan.

Swasta : Manajer atau karyawan menerima sejumlah uang atau barang dari rekanan dengan menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan.

10. Pemerintahan : Kepala daerah membuka rekening atas nama Kas Daerah dengan specimen pribadi (bukan pejabat atau bendahara yang ditunjuk). Maksudnya, untuk mempermudah pencairan dana tanpa melalui prosedur.

Swasta : Manajer atau kepala bagian membuka rekening atas nama perusahaan dengan specimen pribadi untuk mempermudah pencairan dana tanpa melalui prosedur.

11. Pemerintahan : Kepala daerah meminta atau menerima jasa giro/tabungan dana pemerintah yang ditempatkan di bank.

Swasta : Manajer atau bagian keuangan meminta atau menerima jasa giro/tabungan dana perusahaan yang ditempatkan di bank atau menempatkan dana perusahaan di bank atau pasar modal atas nama pribadi.

12. Pemerintahan : Kepala daerah memberikan izin pengelolaan sumber daya alam kepada perusahaan yang tidak memiliki kemampuan teknis dan finansial untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Swasta : Manajer atau kepala bagian atau karyawan menyewakan atau mengswakelola aset perusahaan dan hasilnya masuk ke kantong sendiri.

13. Pemerintahan : Kepala daerah menerima uang/barang yang berhubungan dengan proses perijinan yang dikeluarkannya.

Swasta : Manajer atau karyawan menerima uang/barang sehubungan dengan tugas dan pekerjaannya dari pihak ketiga yang diuntungkan olehnya.

14. Pemerintahan : Kepala daerah, keluarga ataupun kelompoknya membeli lebih dulu barang dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali ke Pemda dengan harga yang sudah di-mark up.


Swasta : Manajer atau karyawan membeli barang dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali kepada perusahaan dengan harga yang di-mark up.

15. Pemerintahan : Kepala daerah meminta bawahannya untuk mencicilkan barang pribadinya menggunakan anggaran daerah.


Swasta : Manajer atau karyawan mencicil harga barang pribadinya dengan menggunakan uang kantor.

16. Pemerintahan : Kepala daerah memberikan dana kepada pejabat tertentu dengan beban pada anggaran dengan alasan pengurusasn DAK (Dana Alokasi Khusus) atau DAU (Dana Alokasi Umum).


Swasta : -

17. Pemerintahan : Kepala daerah memberikan dana kepada DPRD dalam proses penyusunan APBD.

Swasta : -

18. Pemerintahan : Kepala daerah mengeluarkan dana untuk perkara pribadi dengan beban anggaran daerah.

Swasta : Manajer atau karyawan menggunakan dana untuk keperluan pribadi dengan beban perusahaan.

Demikianlah 18 modus tindak pidana korupsi yang dikemukakan oleh Ketua KPK. Semoga setelah kita mengetahui modus-modus korupsi yang kemungkinan bisa terjadi di sekitar tempat kita bekerja, kita bisa menghindarinya. Yang penting adanya kemauan dan niat yang kuat dari kita untuk menghapuskan budaya korupsi di negara Indonesia. Amin.


Sumber : Media

Minggu, September 07, 2008

Apakah Anak Anda Tergolong Anak-anak Indigo ?

Sebelum kita membahas tentang anak-anak indigo, alangkah baiknya kita mengetahui dulu mengenai warna indigo yang dimaksud pada anak-anak indigo. Warna indigo adalah warna yang dominan dari warna aura (warna biru-merah). Warna Indigo menunjukkan cakra mata ketiga, pusat aktivitas dari enerji psychic, yang terbuka pada anak-anak Indigo. Anak-anak Indigo memahami perbedaan yang sangat tipis antara dunia kasat dan dunia spiritual, dan mereka memiliki kemampuan untuk mengakses informasi dari sini, yang orang lain tidak mampu. Kebanyakan perilaku anak Indigo dapat dipahami dari aspek ini.


Definisi anak indigo adalah anak yang menunjukkan seperangkat atribut psikologis baru dan luar biasa, serta menunjukkan sebuah pola perilaku yang pada umumnya tidak didokumentasikan sebelumnya. Pola ini memiliki faktor-faktor unik yang umum, yang mengisyaratkan agar orang-orang yang berinteraksi dengan mereka (para orangtua, khususnya) mengubah perlakuan dan pengasuhan terhadap mereka guna mencapai keseimbangan. Mengabaikan pola-pola baru ini akan kemungkinan besar berarti menciptakan ketidakseimbangan dan frustasi dalam benak dari kehidupan baru yang berharga ini.


Banyak anak-anak sekarang yang terkategorikan sebagai Anak Indigo, juga disebut “Children of the Sun” oleh para ahli dari Amerika. Atau disebut juga sebagai “Millennium Children”. Para ahli mengatakan lebih dari 90% (di lain buku menyebutkan lebih dari 80 %) dari anak-anak di bawah 12 tahun, dan beberapa mengatakan walau dalam persentase yang tidak besar terdapat Indigo dewasa. Anak-anak ini teridentifikasi melalui adanya karakteristik yang unik. Mereka cerdas dan kreatif, namun bersifat sulit diatur pada kekuasaan dan sistem secara umum. Mereka sering disalahdiagnosa sebagai ADD (Attention Deficit Disorder = atau Gangguan Kekurangan Perhatian) atau ADHD (Attention Deficit Hyperaktive Disorder = Gangguan Hiperaktif Kekurangan Perhatian) yang membutuhkan terapi untuk mengatasi sifatnya.


Secara fisik dan emosional mereka sangat sensitif. Mereka juga sangat perhatian dan empati terhadap orang lain, juga beberapa menjadi terlihat tidak berperasaan. Anak Indigo dapat mudah marah dan kasar, mereka membutuhkan keyakinan bahwa dirinya diterima dan memerlukan konseling. Indigo juga mempunyai rasa depresi di usia muda jika mereka merasa tidak mengapa mereka dilahirkan atau merasa tidak mempu berbuat apa-apa untuk memperbaiki dunia.


Bagi anda yang ingin mengetahui apakah anaknya atau diri sendiri termasuk seorang Indigo, bisa mencocokkan karakteristik anak Indigo dan Indigo dewasa berikut ini. Selain itu biasanya seorang anak Indigo tergolong anak yang istimewa (biasanya memiliki IQ -Intelligence Quotient- lebih dari 120 dan mempunyai kecenderungan mempunyai kemampuan supranatural) namun seringkali mempunyai permasalahan dengan sistem belajar di sekolah pada umumnya.



Karakteristik Anak Indigo :


1. Mempunyai kesadaran diri yg tinggi, terhubung dengan sumber (Tuhan).
2. Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia.
3. Mempunyai pengertian yang jelas akan dirinya.
4. Tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
5. Menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
6. Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
7. Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
8. Mereka punya cara yg lebih baik dlm menyelesaikan masalah.
9. Sebagian besar adalah orang yg menimbulkan rasa tidak nyaman.
10. Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
11. Mudah bosan dengan tugas yg diberikan.
12. Kreatif.
13. Mudah teralihkan perhatiannya, bisa mengerjakan banyak hal bersamaan.
14. Menunjukan intuisi yang kuat.
15. Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
16. Sangat berbakat dan rata-rata sangat pintar.
17. Saat kecil sering diidentifikasi menderita ADD / ADHD (Atenttion Defisit Disorder = susah konsentrasi) / ADHD (Attention Defisit and Hyperactive Disorder = hiperaktif).
18. Mempunyai visi dan cita-cita yang kuat.
19. Pandangan mata mereka terlihat, bijaksana, mendalam dan tua.
20. Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
21. Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
22. Membutuhkan dukungan untuk menemukan diri mereka.
23. Berada di dunia untuk merubah dunia, untuk membantu kita hidup dalam keharmonisan dan damai antara yg satu dengan yg lain dan meningkatkan getaran planet.



Karakteristik Indigo Dewasa

1. Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
2. Kreatif dan sangat menikmati menciptakan sesuatu.
3. Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka disuruh melakukan sesuatu.
4. Muak akan pekerjaan yang banyak dan berulang-ulang di sekolah.
5. Pemberontak di sekolah, menolak mengerjakan tugas dll. atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua.
6. Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima, atau terasing. Biasanya menimbulkan perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannnya.
7. Punya masalaha dengan amarah.
8. Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
9. Frustasi dengan budaya Amerika tradisional.
10. Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
11. Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
12. Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
13. Punya beberapa "Role model" Indigo.
14. Punya intuisi yang kuat.
15. Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit fokus pada tugas, atau meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
16. Pernah mengalami pengalaman spiritual, psikis dll.
17. Sensitif terhadap yg berhubungan dgn listrik.
18. Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
19. Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
20. Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku dll.
21. Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.



Bagi anda yang ingin memperoleh penjelasan lebih jauh mengenai anak-anak Indigo dan permasalahan di seputar keindigoan seseorang bisa mendapatkan di (sekaligus juga merupakan referensi tulisan saya ini) :


- Buku The Indigo Children, Anak-anak Baru Itu Telah Datang oleh Lee Carrol & Ja Tober

- Buku 17 Emosi Negatif Anak Indigo, Terapi Mental da Perilaku oleh Wayne Dosick, Ph.D & Ellen Kaufman Dosick, MSW


- Link ke situs-situs berikut :

http://www.indigoindonesia.com/

www.starchild.co.za/what.html


- Khusus pembahasan mengenai cakra dapat dilihat di link :

http://www.uduryna.com/Chakras-Diagnostic-Guide.pdf

http://www.ascendpress.org/PDF-files/Chakras5.pdf



Baca juga : Tes Keindigoan Anda dengan Melihat Sifat Emosional Warna Aura

Selasa, September 02, 2008

Tips : Membaca Isi Hati Orang dengan Memahami Bahasa Tubuhnya

Pernah tayang di Wikimu pada Kanal Opini, Kamis 31-07-2008 08:56:13

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari posting saya kemarin berjudul Tips : Membaca Pikiran Orang (Curiga itu Payah, Waspada Ngga Salah). Bisa dilihat di warta terkait. Sedangkan maksud dari disajikannya tulisan ini adalah untuk membantu Anda agar bisa lebih memahami pikiran dan perasaan orang lain serta respon jujur dari lawan bicara atau orang di sekitar Anda. Karena Anda membutuhkan umpan balik yang jujur, bukan kepura-puraan, agar tindak lanjut yang akan diambil oleh Anda dalam suatu perencanaan, baik rencana membina hubungan dengan orang lain secara umum atau pribadi, hubungan bisnis maupun politik dapat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.

Bahasa tubuh (body language)

Bahasa tubuh (body language) merupakan alat komunikasi primitif yang sudah lama dipergunakan oleh manusia. Bahasa tubuh merupakan gerakan tubuh dan bagian-bagiannya yang terjadi secara spontan dan merupakan hasil olah alam bawah sadar dalam upayanya mengekspresikan perasaan dan keinginan tersembunyi di dalam hati. Sejak manusia masih berupa bayi, perubahan mimik (ekspresi) wajah dan gerak anggota tubuh merupakan alat komunikasi antara si bayi dengan orang di sekitarnya. Karena seorang anak bayi masih belum bisa berkata-kata, maka bahasa tubuh menjadi bahasa utama dan penting sebagai alat pengungkap perasaan dan keinginannya yang harus dimengerti oleh orang di sekitarnya agar dapat memahami keinginan si bayi dan memenuhi kebutuhannya.

Beberapa contoh bahasa tubuh seorang anak bayi :

- Menggerak-gerakkan bibir dan mengecap-ngecapnya atau mengisap-isap jarinya : Salah satu tanda bahwa bayi sedang haus dan lapar.

- Memainkan lidah : Sedang senang, biasanya diikuti dengan menggerak-gerakkan tangan dan kaki.

- Telapak tangan menggenggam erat : Aku merasa udara dingin.

- Telapak Tangan membuka : Aku merasa udara hangat.

- Mengangkat kedua tangannya : Aku ingin digendong atau ingin bermain-main.

- Tersenyum : Aku sedang merasa senang dan bahagia karena terpuaskan keinginanku.

- Menangis : Aku sedang marah dan kesal karena tidak ada seorang pun yang memenuhi keinginanku.

- Menghentak-hentakkan kaki berarti perasaannya sedang meluap-luap. Apabila sambil tertawa berarti : Aku sedang merasa sangat senang dan bahagia yang luar biasa karena aku puas. Apabila sambil menangis berarti Aku merasa sangat marah dan kesal karena tidak ada orang yang memenuhi keinginanku.

Setelah manusia menjadi lebih dewasa dan mampu berkomunikasi dengan bahasa lisan secara fasih, bahasa tubuh masih merupakan alat komunikasi penting yang harus diperhatikan di dalam menjalin hubungan di antara sesama manusia. Ekspresi perasaaan dan keinginan yang muncul dari alam bawah sadar ini bisa menjadi tanda bagi kita dalam membaca isi hati lawan bicara kita. Bahkan seringkali ucapan kata-kata yang keluar dari mulut seseorang ternyata tidak bersesuaian dengan bahasa tubuh yang ditunjukkan oleh gerak tubuh dan mimik wajahnya, atau dengan kata lain ada upaya menutup-nutupi perasaan yang sesungguhnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memahami bahasa tubuh :

1. Bagian-bagian tubuh yang harus diperhatikan seperti kepala dan wajah serta bagian-bagiannya, dan tubuh bagian bawah dan anggotanya seperti tangan dan kaki.

2. Perubahan mimik atau ekspresi wajah.

3. Gerakan tangan dan kaki.

4. Arah dan posisi tubuh.

5. Areal atau wilayah di dalam dan di luar tubuh.

Bahasa tubuh dalam pergaulan sehari-hari

1. Apabila Anda sedang berbicara dengan seseorang dan lawan bicara kita tampak melakukan hal-hal seperti berikut ini :

- Berbicara dan tidak berani bertatapan mata, biasanya setelah terjadi kontak mata sebentar langsung mengalihkan pandangan ke arah lain : Pada dasarnya dia tidak mau diketahui maksud hatinya yang sesungguhnya, kemungkinan juga ada rahasia yang disembunyikan.

- Berbicara sambil memegang-megang ujung hidung atau daun telinga dan biasanya tidak berani menatap mata kita : Kemungkinan besar dia sedang berbohong

- Apabila berbicara pada posisi berdiri dan dia tidak menghadapkan tubuhnya persis kearah Anda : Dia tidak begitu berminat berbicara dengan Anda, bahkan meremehkan Anda.

- Berbicara sambil melihat ke sekeliling : Dia sedang mencari seseorang atau sedang mencari perhatian orang-orang di sekitar.

- Berbicara sambil mengangkat salah satu kakinya dan diletakkan di atas kaki yang lain : Dia berusaha menunjukkan statusnya.

- Berbicara sambil kedua tangan saling meremas atau salah satu tangan mengelus-elus tangan yang lain dan badan agak membungkuk : Dia sedang berusaha memperoleh rasa belas kasihan Anda.

- Mendengarkan Anda sambil memegang dagu dan mengelus-elusnya : Dia sedang berusaha menilai Anda dan apa yang Anda bicarakan.

- Mendengarkan Anda sambil menopang dagu dengan tangannya : Dia sedang memperhatikan Anda dan apa yang Anda bicarakan. Apabila dia bersikap seperti itu sambil mencibir dan sedikit mendongakkan kepala serta alis mengernyit : Dia sedang berpikir keras memahami pembicaraan Anda atau ada isi pembicaraan yang tidak sesuai dengan pemikirannya.

- Mendengarkan dengan salah satu tangan menopang kepala dengan jari telunjuk menyentuh pelipis : Dia sedang berpikir atau berusaha menunjukkan bahwa sedang menyimak pembicaraan Anda.

- Mendengarkan Anda sambil mengelus-elus lehernya, terkadang memandang ke arah lain : Dia sudah bosan berbicara dengan Anda atau dengan topik pembicaraannya.

- Mendengarkan Anda sambil garuk-garuk kepala : Dia terpaksa mendengarkan pembicaraan Anda atau terpaksa bertemu dengan Anda.

- Mendengarkan Anda tapi kedua telapak tangan ditekankan di atas paha atau lutut : Dia sudah ingin mengakhiri pembicaraan dan ingin meninggalkan tempat itu.

- Mendengarkan sambil menoleh ke kanan dan ke kiri : Dia sedang tidak fokus dengan pembicaraan dan suka minta perhatian orang atau sedang mencari seseorang.

- Mendengarkan Anda dengan kedua mata terbuka lebar menatap Anda : Dia berminat dengan Anda atau pembicaraannya.

- Mendengarkan sambil kedua tangan bersedekap di dada dan/atau kedua kaki disilangkan : Apabila tatapannya tajam, maka hati-hati ada pembicaraan Anda yang agak bertentangan dengannya atau cara Anda berbicara yang tidak disukainya. Apabila dia sering menoleh ke arah lain tampaknya dia kurang berminat untuk berbicara (sedang ingin diam atau sendiri).

- Apabila dia adalah tamu Anda dan dia sering berdehem-dehem sambil menelan air liur atau membasahi bibir dengan lidah : Kemungkinan besar dia sedang haus dan Anda harus segera menawarkan minuman kepadanya.

- Apabila dia sering menatap ke cangkir atau gelas di depannya : Dia menunggu dipersilakan minum oleh Anda atau meminta tambahan air.

2. Apabila Anda sedang berkumpul dan mengobrol dengan beberapa orang, maka perhatikanlah hal-hal seperti berikut ini :

- Apabila selama pembicaraan Anda jarang ditoleh dan disapa : Anda tidak diharapkan ikut di dalam pembicaraan itu atau pendapat Anda tidak dibutuhkan oleh mereka.

- Perhatikan dada teman-teman bicara Anda di sebelah kanan maupun kiri, apabila cenderung mengarah kepada Anda : Anda tetap diharapkan ikut di dalam pembicaraan tersebut.

- Pembicaraan Anda disela dan dipotong, lalu teman-teman Anda berbicara sesama mereka : Anda sudah seharusnya pergi karena kehadiran Anda benar-benar tidak diharapkan.

- Apabila dalam posisi berdiri, arah salah satu telapak kaki teman-teman Anda menuju ke arah Anda : Mereka berminat berbicara dengan Anda.

3. Apabila Anda seorang pria dan di depan Anda ada seorang wanita yang belum dikenal.

- Dia sering melihat ke arah Anda : Dia berminat terhadap Anda

- Dia menghadapkan duduknya ke arah Anda : Dia benar-benar menunjukkan minatnya kepada Anda

- Dia tersenyum terlebih dulu kepada Anda : Dia mengharap disapa oleh Anda

- Dia memain-mainkan rambutnya sambil sesekali melirik ke arah Anda : Dia mencoba menarik perhatian Anda.

- Dia mengelus-elus bagian tubuhnya seperti tangan, leher atau dada : Dia mencoba menarik perhatian Anda secara seksual dengan menunjukkan kecantikannya.

- Dia duduk dengan mengangkat salah satu kakinya dan diletakkan di atas kaki yang lain : Dia sedang menunjukkan status sosialnya. Apabila dia memperlihatkan betisnya berarti dia juga berusaha menunjukkan kecantikannya.

- Dia menatap ke arah lantai sambil memainkan bagian pakaiannya atau menggoyang-goyangkan kakinya dengan sudut matanya mencuri-curi pandang ke arah Anda : Dia benar-benar mengharapkan Anda segera mendekatinya, menyapanya dan memulai perkenalan.

- Dia menggeser duduknya atau mencari tempat duduk baru yang ada ruang kosong di sampingnya : Dia mempersilakan Anda untuk pindah duduk di sampingnya.

- Dia mengedipkan sebelah matanya kepada Anda : Dia membuka peluang untuk suatu hubungan intim.

4. Saat Anda seorang pria sedang berbicara dengan seorang wanita.

- Dia mendengarkan sambil menatap Anda dengan mulut agak terbuka dan membasahi bibirnya dengan lidah : Dia akan bersedia bila dicium.

- Dia mendengarkan sambil menatap Anda dengan mencondongkan dadanya : Dia akan bersedia bila dipeluk.

- Dia berbicara sambil kedua tangan bersedekap di dada : Dia mempertegas bahwa dia hanya seorang teman bicara atau diskusi.

- Dia tidak menarik tangannya ketika disentuh jarinya : Dia membuka kesempatan untuk membina hubungan lebih dekat.

- Dia tidak menarik tangannya ketika disentuh bagian siku : Dia tidak akan menolak apabila diajak kencan.

- Pada umumnya semakin dekat suatu sentuhan dengan tubuh bagian dalam (dada dan perut), maka semakin intim suatu hubungan.

- Apabila didekati oleh Anda, dia mengambil sedikit langkah mundur : Dia menunjukkan sikap defensif, jadi Anda harus berhati-hati dan jangan keliru bersikap.

- Apabila dia secara atraktif mencubit atau menepuk tangan Anda atau membersihkan debu atau kotoran di baju Anda, dan biasanya diikuti lirikan ke sekeliling : Dia berusaha menunjukkan kepada orang lain di sekitar bahwa dia akrab atau intim dengan Anda.

5. Apabila Anda seorang wanita dan di depan Anda ada seorang pria yang belum dikenal.

- Dia tersenyum kepada Anda : Anda sesuai dengan seleranya.

- Dia menggaruk-garuk lehernya dan menatap ke atas maupun ke kanan-kiri : Dia gugup dan salah tingkah.

- Dia memalingkan wajah ke arah lain tapi sering melirik ke arah Anda : Dia tidak berani mendekati Anda atau karena ada pria lain di samping Anda yang diduganya adalah pasangan Anda.

6. Saat Anda seorang wanita sedang berbicara dengan seorang pria.

Sambil berdiri :

- Salah satu tangannya memegang tangan yang lain di depan pinggangnya : Dia adalah pria yang sangat sopan.

- Salah satu atau kedua tangannya ada di saku celananya : Dia merasa lebih berkuasa dari Anda.

- Dia meletakkan salah satu tangannya ke dinding tempat Anda bersandar : Dia merasa bisa menguasai Anda.

- Dia berbicara dengan terus-menerus menatap mata Anda : Dia sedang menunjukkan perasaannya kepada Anda.

- Dia sering melihat ke dada Anda atau bagian tubuh lainnya : Dia menyukai bagian-bagian yang dilihatnya tersebut.

Sambil duduk :

- Jari jemari kedua tangannya disilangkan seperti orang berdoa dan diletakkan di depan mulutnya : Dia sedang bingung untuk mengambil keputusan.

- Dia mendengarkan Anda berbicara dengan salah satu atau kedua telapak tangannya menopang pipinya : Dia bosan dengan pembicaraan atau bosan dengan duduk-duduk saja atau sedang mengantuk.

- Dia melingkarkan tangannya ke bahu Anda atau sandaran kursi di belakang Anda : Dia ingin memeluk Anda dan memberi kesan melindungi Anda. Apabila dilakukan di hadapan orang lain : Dia ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa dialah pemilik diri Anda.

7. Apabila Anda sedang berada dalam situasi jual beli

- Penjual yang akan mengambil untung sangat besar dari Anda biasanya tidak berani menatap mata Anda saat tawar-menawar, saling mencuri-curi pandang dengan temannya sesama pedagang dan ketika Anda sedang mempertimbangkan harga yang ditawarkannya, dia kemudian pergi menjauh dan pura-pura sibuk, lalu melirik Anda sambil berharap Anda menerima tawaran tersebut.

- Penjual yang berbohong tentang keaslian suatu barang, biasanya tidak berani menatap mata Anda saat tawar-menawar dan berkesan tidak mau banyak bicara untuk menjelaskan spesifikasi barang tersebut dan tidak mau berlama-lama dalam tawar-menawar.

- Pembeli yang memegang-megang banyak barang : Dia tidak benar-benar berniat membelinya satu pun.

- Pembeli yang memegang satu macam barang dan dengan serius menanyakannya kepada Anda (Penjual) : Dia benar-benar berniat membelinya.

- Pembeli yang kehilangan senyumannya setelah Anda memberitahukan harganya : Dia sedang mempertimbangkan untuk menawar harganya atau tidak jadi membelinya.

- Pembeli yang pergi menjauh namun matanya masih melirik barang yang tidak jadi dibelinya : Dia benar-benar berminat terhadap barang itu.

Demikianlah sebagian bahasa tubuh yang barangkali pernah dilihat atau mungkin dilakukan oleh kita dan orang di sekitar kita. Apabila Anda sudah mengetahui maknanya, semoga bermanfaat untuk Anda dalam membina hubungan dengan orang lain di masa yang akan datang. Salam.